6 masalah kulit yang bisa memicu penyakit berbahaya

| April 13, 2016 | 0 Comments

kulit merahKulit adalah bagian atau lapisan tubuh terluar yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari berbagai ancaman dari luar. Kulit sangat mudah terkena berbagai gangguan yang dapat membahayakan bagi kesehatan oergand najaringan yang lainnya. Ada 6 gangguan kulit yang harus menapat perhatian khusus bila terkenaya karena dapat menyebabkan penyakit serius. Berikut penjelasan dari kompas.com

KOMPAS.com – Gangguan pada kulit sepeti gatal, ruam, kulit terkelupas, mungkin saja tidak berarti apa-apa selain memang ada gangguan pada kulit seperti alergi atau masalah hormon.

Tapi, jika masalah kulit disertai gejala lain seperti sembelit atau penambahan bobot tubuh yang tiba-tiba padahal Anda tak merasa makan terlalu banyak, bisa jadi ada Anda mengidap suatu penyakit yang tidak hanya sebatas kulit.

1. Timbul bercak merah yang kering dan terkelupas

Gejala ini cenderung menyerang selama udara sangat dingin dalam waktu lama, ketika penghalang pelindung kulit Anda rusak, menyebabkan Anda kehilangan kelembapan, kata Tsippora Shainhouse, M.D., dokter kulit di Beverly Hills.

Tetapi jika Anda juga mengalami gejala lain seperti kelelahan, sembelit, dan penambahan berat badan tanpa alasan yang jelas, selain masalah kulit, Anda mungkin memiliki tiroid yang kurang aktif (hipotiroid).

Minta dokter Anda mendiagnosanya dengan tes darah. Menurut University of Maryland Medical Center, kulit kering juga bisa menjadi tanda kekurangan asam lemak omega-3.

2. Bersemu merah

Jika Anda terlihat seperti sedang malu sepanjang hari, bisa jadi Anda memiliki kondisi yang disebut rosacea.

“Meskipun penyebab pastinya belum diketahui, ada faktor-faktor yang dapat memperburuk gejala,” kata Joel Schlessinger, M.D., dokter kulit dan presiden LovelySkin . Pemicu rosacea bervariasi tetapi bisa termasuk cuaca dingin, alkohol, makanan pedas, dan stres.

3. Surprise Freckles

Bintik pada kulit biasanya dipicu oleh paparan sinar matahari yang berlebihan. Itu adalah cara kulit Anda melindungi diri dari kerusakan akibat sinar matahari, kata Schlessinger. Bintik-bintik yang muncul pasca tersengat matahari biasanya menunjukkan peningkatan risiko melanoma, jadi adalah penting untuk memeriksa ke dokter kulit untuk memeriksakannya.

“Jika tidak ada tanda-tanda kanker kulit, dokter dapat membantu Anda obat atau krim pencerah kulit yang sesuai dengan kebutuhan Anda,” tambahnya.

4. Jerawat batu

Jerawat batu biasanya muncul selama masa stres. “Hormon memainkan peran kunci dalam memicu jerawat, yang sering disertai inflamasi dan fibrosis, dan cenderung muncul di wajah dan leher,” kata Shainhouse.

Jika jerawat muncul saat masa menstruasi, dokter kulit dapat meresepkan pil yang dapat mencegah atau mengurangi keparahannya.

Namun, jika jerawat Anda tidak responsif terhadap obat-obatan dan Anda juga mengalami menstruasi yang tidak teratur, pertumbuhan rambut yang tidak diinginkan, dan berat badan bertambah, itu bisa menjadi tanda pembesaran ovarium (sindrom ovarium polikistik), yang dapat didiagnosis oleh dokter spesialis endokrinologi, kata Debra Jaliman, MD, dermatolog dan penulis buku Skin Rules: Trade Secrets From a Top New York Dermatologist.

5. Kulit pucat

kulit pucat dikombinasikan dengan kekurangan energi dan sesak napas bisa menjadi tanda dari anemia, kata Jaliman.

Anemia biasanya disebabkan oleh kekurangan zat besi, yang dapat diobati dengan suplemen zat besi dan mengonsumsi lebih banyak makanan kaya zat besi seperti unggas, seafood, sayuran hijau tua.

Namun, jika Anda menjadi pucat tiba-tiba dan tanpa alasan, periksakan diri ke dokter untuk mengetahui apakah ada masalah yang lebih serius seperti perdarahan atau leukemia.

6. Rasa gatal yang ekstrim

Penyebab gatal yang paling umum adalah reaksi alergi seperti alergi makanan, lingkungan atau reaksi terhadap obat-obatan, kata Shainhouse.

Jika gatal tidak berhenti walau Anda sudah minum antihistamin, dokter kulit Anda dapat memeriksa kemungkinan adanya infeksi, gigitan serangga, atau penyakit dalam seperti penyakit celiac, anemia, dan diabetes.

Category: Edukasi

Leave a Reply

You might also likeclose
%d bloggers like this: