Brokoli Pahit Mengandung Nutrisi Bagus Bagi Tubuh

| September 10, 2012 | 0 Comments

Rasa yang pahit pastinya tak disuka semua orang, tapi rasa pahit pada sayuran itu mengandung nutrisi yang bagus bagi kesehatan. Biasanya makanan dan obat-obatan yang pahit itu selalu dihindari orang. Justru dengan rasa pahit tersebut bagus untuk kesehatan. Kenapa ya rasa yang pahit itu selalu dihindari orang? Jadi maunya apa, gimana jika brokoli dan kailan disulap seperti rasa root beer? Apakah anda mau memakannya?

Ini merupakan gambar brokoli

Brokoli

Sayuran dengan rasa agak pahit seperti kailan, brokoli, pare dan bayam sering dihindari orang. Padahal sayuran tersebut mengandung nutrisi yang bagus buat tubuh. Karena itulah ilmuwan yang meneliti makanan di Amerika, ingin membuat semua makanan enak rasanya.

Bayangkan saja kalau brokoli rasanya seenak root beer atau kailan seperti karamel yang renyah legit. Brokoli dan bayam mengandung kalsium, magnesium dan zinc sehingga rasanya agak pahit. Rasa agak pahit yang tertinggal di lidah membuat sementara orang kurang menyukainya.

Dalam konperensi American Chemical Society, peneliti telah mengumumkan hasil penelitiannya. Seperti yang ditulis Live Science dan Slashfood, ilmuwan dari Givaudan Flavors Corporation di Ohio telah mengembangkan ‘bitterness blocker’ yang disebut GIV3616. Jika zat ini ditambahkan pada makanan, akan memberi cita rasa lebih enak yang bisa menghilangkan rasa pahit.

Dari populasi manusia, 25% orang bahkan 100% anak-anak sangat suka rasa enak dan sangat sensitif dengan rasa pahit. Meskipun diberi tambahan GIV3616, brokoli, bayam dan makanan lainnya tetap diusahakan bahan makanan itu menjadi lebih sehat. Saat ini rasa kurang enak pada makanan sering disembunyikan oleh produsen makanan dengan menambahkan bahan aditif yang kurang baik untuk kesehatan. Seperti penambahan lemak, gula dan garam berlebihan.

Salah seorang ilmuwan yang mengembangkan GIV3616 menyatakan; ‘Menutupi rasa kurang enak pada makanan akan membantu konsumen makan lebih sehat dan bervariasi. Bisa mendorong mereka mengkonsumsi makanan rendah kalori. Terutama membantu anak-anak dan orang tua menelan obat-obatan yang pahit rasanya.’

 

Sumber   :   detik Health

Category: Edukasi

Leave a Reply

%d bloggers like this: