Cara Perawatan Kaki Pada Penderita Diabetes

| June 14, 2012 | 2 Comments

Berikut adalah beberapa cara perawatan kaki penderita diabetes agar tidak mengalami ulkus diabetes. Cara ini adalah yang disarankan oleh APMA (Amerika Podiatric Medical Association) :

Lakukan  :

  • Cuci kaki setiap hari  :  Menggunakan sabun ringan dan air hangat, cuci kaki anda dipagi hari atau sebelum tidur setiap malam. Keringkan hati-hati dengan handuk lembut, terutama antara jari kaki, dan debu kaki anda dengan bedak untuk menjaga kelembaban. Jika kulit kering gunakan krim pelembab yang baik setiap hari, tapi hindari krim itu diantara jari kaki.
  • Periksa kaki dan jari-jari setiap hari  :  Periksa kaki anda setiap hari apakah ada luka, memar, luka atau perubahan pada kuku, seperti penebalan atau perubahan warna. Jika usia atau faktor lain menghambat untuk melihat meminta seseorang untuk membantu anda atau menggunakan cermin.
  • Menurunkan berat badan :  Orang dengan diabetes umumnya kelebihan berat badan, yang hampir dua kali lipat resiko komplikasi.
  • Kenakan kaos kaki lembut yang tebal  :  Kaos kaki yang terbuat dari campuran akrilik cocok, tapi hidari kaos kaki atau yang diperbaiki dengan jahitan, yang bisa menggosok menyebabkan lepuh atau luka kulit lainnya.
  • Berhenti merokok  :  Tembakau dapat berkontribusi untuk masalah peredaran darah, yang dapat mengganggu pada pasien dengan diabetes.
  • Potong kuku kaki dengan hati-hati  :  Jangan pernah memeotong kearah sudut kuku, dan jangan berbentuk lancip, yang dapat memicu kuku tumbuh kedalam. Jika kuku anda sulit dipotong, mintalah bantuan ahli perawat atau tenaga medis anda.
  • Latihan fisik  :Sebagai sarana untuk menjaga berat badan turun dan meningkatkan sirkulasi, berjalan merupakan salah satu dari semua sekitar latihan terbaik untuk pasien diabetes. Berjalan merupakan juga olah raga yang sangat baik untuk kaki anda. Pastikan untuk memakai sepatu atau alas olahraga yang tepat saat berolah raga. Tanyakan pada tenaga medis anda olahraga apa yang ter baik bagi anda dan alas apa yang tepat untuk anda.
  • Gunakan ukuran yang pas setiap kali anda membeli sepatu baru  :  Sepatu paling penting bagi penderita diabetes karena sepatu yang dipasang buruk terlibat dalam setengah dari masalah yang mengarah pada amputasi. Karena ukuran kaki dan bentuk dapat berubah dari waktu kewaktu, setiap orang harus memiliki ukuran kaki, mereka diukur oleh tukang sepatu yang berpengalaman setiap kali mereka membeli sepasang sepatu baru. Sepatu baru harus nyaman, sepatu harus memiliki bagian atasnya kulit atau kanvas, sesuai panjang dan lebar kaki supaya bila digerakkan bebas dan empuk serta kokoh.

Jangan lakukan !!!!!

  • Bertelanjang kaki  :  Jangan bertelanjang kaki bahkan dirumah anda sendiri apalagi jika berjalan diluar. Hal ini sangat berbahaya karena kemungkinan luka, jatuh dan infeksi. Dan ketika dirumah pun disarankan untuk pakai sandal, jangan lupa pergi harus pakai sandal.
  • Jangan menggunakan sepatu hak tinggi, sandan dan sepatu dengan ujung runcing  :  Jenis alas kaki ini dapat memberikan tekanan berlebihan pada bagian kaki dan berkontribusi untuk tulang dan gangguan sendi, serta ulkus diabetes. Selain itu, sepatu dan sandal berujung terbuka dengan tali diantara dua jari pertama juga harus dihindari.
  • Jangan minum alkohol  :  Alkohol dapat menyebabkan neuropati (kerusakan saraf) yang merupakan salah satu konsekuensi diabetes. Alkohol dapat mempercepat kerusakan terkait dengan penyakit, menghilangkan saraf lebih dan meningkatkan kemungkinan menghadap memotong tapaknya kecil atau cidera.
  • Jangan memakai apapun yang terlalu ketat disekitar kaki  :  Stoking dapat menyempitkan sirkulasi ke kaki dan kai.
  • Jangan pernah mencoba untuk menghapus kapalan jagung atau kutil sendiri  :   Hal ini harus dihindari karena jika tidak tepat dapat menyebabkan kerukan tak tergantikan pada kaki penderita diabetes. Jangan pernah mencoba untuk memotong kapalan dengan pisau cukur atau alat lain karena memotong sendiri menyebabkan resiko tinggi, dan luka itu seperti itu sering dapat menyebabkan luka lebih serius. Mintalah bantuan tenaga medis untuk bantuan dalam kasus ini.

Sumber   :  Majalah ‘afiyah edisi 01 volume 1

Category: Edukasi

Comments (2)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. mau tanya nih apakah penyakit diabet dapat disembuhkan

Leave a Reply

%d bloggers like this: