Dampak buruk Penggunaan Gadget oleh Anak Di Tempat Tidur

| January 7, 2015 | 0 Comments

gadgetPerkembangan Technologi pada saat ini memang sangatlah pesat dan sangat sulit bagi kita untuk menjauhkan anak-anak dari hal tersebut. Hal yang bisa kita lakukan adalah hanya memantau dan mengkontrol penggunaan Technologi dan Gadget pada anak kita. Karena jika kita larang menggunakan bisa jadi mereka nanti tidak bisa mengikuti perkembangan jaman. Terkhusus bagi kita yang memiliki anak usia sekolah sebaiknya kontrol dan pantauan harus benar-benar serius karena Gadget atau technologi yang kita berikan padanya yang sebenarnya dapat bermanfaat baik justru dapat memberikan dampak buruk bagi perkembangannya.

Ada berbagai macam dampak buruk bagi anak usia sekolah, salah satunya adalah seperti yang dimuat dalam Kompas.com berikut ini.

KOMPAS.com – Apakah anak-anak Anda sering memainkan gadget di atas tempat tidurnya sebelum tidur. Jika, ya, sebaiknya segera hentikan kebiasaan tersebut.

Berdasarkan sebuah penelitian, menggunakan smartphone di atas empat tidur akan mempengaruhi kualitas tidur anak. Anak-anak akan kurang tidur dan merasa mengantuk di siang hari. Penelitian ini melibatkan lebih dari 2000 anak-anak sekolah dasar dan sekolah menengah.

Penulis studi Jennifer Falbe dari Sekolah Kesehatan Masyarakat di UniversitasCalifornia, Berkeley mengatakan, memainkan gadget bahkan lebih mengganggu kualitas tidur dibanding menonton televisi.

Layar smartphone yang lebih kecil menjadi perhatian khusus penelitian ini. Sebab, dalam layar kecil tersebut tersedia berbagai konten seperti games atau permainan, video, website dan teks, yang sangat mudah digunakan di mana pun, termasuk tempat tidur.

“Anak-anak yang tidur di dekat layar kecil (smartphone) lebih mungkin mengalami kurang tidur dibanding yang tidak,” kata Falbe seperti dikutip dari Webmd.com.

Menurut Falbe, tidur yang cukup sangat penting untuk kesehatan anak. Penelitian ini telah dipublikasikan secara online pada 5 Januari 2014 dan dalam media cetak di jurnal Pediatrics.

“Tidur penting untuk kesehatan anak, pengembangan dan kinerja anak di sekolah. Banyak anak yang tidak cukup tidur,” kata Falbe.

Menurut the U.S. National Heart, Lung, and Blood Institute, anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah, membutuhkan waktu tidur sekitar 10 jam setiap harinya. Sementara itu, remaja membutuhkan sekitar 9 sampai 10 jam waktu tidur.

Penelitian ini melibatkan 2.050 anak laki-laki dan perempuan. Peneliti menanyakan tentang perangkat elektronik di kamar tidur, jam berapa anak-anak pergi tidur, jam berapa mereka bangun, dan berapa banyak selama seminggu mereka membutuhkan waktu untuk lebih banyak tidur.

Anak-anak yang memiliki TV di kamar mengaku waktu tidurnya berkurang selama 18 menit. Sementara itu, untuk anak-anak yang tidur dengan smartphone-nya kurang tidur selama sekitar 21 menit. Anak-anak yang tidur dengan gadget mereka lebih membutuhkan banyak tidur dibanding yang tidak.

Jadi, apa yang bisa dilakukan para orangtua di era teknologi ini? Menurut Falbe, orangtua harus mengatur jam malam untuk anak menggunakan perangkat elektronik. Sebaiknya anak juga dilarang menggunakan smartphone di atas tempat tidur.

Dan masih Banyak Lagi damapak Buruk dari gadget bagi anak-anak jika salah dalam penggunaannya. makan mari kita Kontrol penggunaan Gadget anak kita sebelum semuanya terlanjur.

Category: Edukasi

Leave a Reply

You might also likeclose
%d bloggers like this: