Edukasi – Buah Jeruk Lebih “Manjur” daripada Suplemen

| August 12, 2012 | 0 Comments

BUAH JERUK SEGAR LEBIH MANJUR KETIMBANG SUPLEMEN

Konsumsi buah dalam kondisi segar ternyata lebih manjur dari pada dikonsumsi secara terpisah ataupun dibandingkan dengan bila mengkonsumsi sebuah suplemen. Seperti diketahui bahwa buah jeruk mengandung antioksidan yang sangat bermanfaat untuk kesehatan kita. Antioksidan berperan penting dalam menangkal radikal bebas yang merusak tubuh kita. Hal ini kembali menyentak kesadaran kita bahwa sesungguhnya mengkonsumsi dalam kondisi segar/alami itu lebih baik bila dibandingkan dalam bentuk yang sudah instan. Untuk artikelnya lebih lanjut dapat dibaca dibawah ini.

* Para ilmuwan menemukan alasan mengapa sebutir jeruk memberi manfaat yang lebih besar bagi Anda ketimbang mengonsumsi Vitamin C atau pil lainnya.

Peneliti di Brigham Young University, Utah, Amerika Serikat, dalam laporan riset yang dipublikasikan Journal of Food Science menyatakan, jeruk mengandung campuran  antioksidan yang unik. Kombinasi ini memberikan manfaat yang jauh lebih efektif dibandingkan dengan jika zat-zat dalam jeruk dikonsumsi secara terpisah.

Antioksidan dikenal sebagai zat yang berguna untuk memperlambat penuaan sel-sel tubuh, melindungi dari kanker, serta membantu mencegah penyakit jantung.

“Ada sesuatu di balik manfaat jeruk yang lebih baik ketimbang menelan kapsul Vitamin C, dan itulah yang kami coba untuk ketahui. Kami berpikir bahwa campuran tertentu dari antioksidan di dalam jeruk memberi manfaat yang baik untuk Anda,” ungkap Tory Parker, seorang asisten profesor nutritsi, ilmu diet. dan makanan di Young University.

Parker beserta timnya melakukan kajian apakah kandungan beragam fenol—zat  kimia alami yang dikenal bersifat antioksidan dan antimikroba—bekerja secara “sinergi”. Komponen ini digunakan oleh tanaman untuk melindungi diri mereka dari pembusukan dan serangan yang besifat biologis.

Para peneliti akhirnya menyimpulkan bahwa teori mereka benar adanya. “Buah-buahan semestinya menjadi hidangan penutup Anda. Dan patut diingat, sebelum kue, permen, dan camilan manis lainnya banyak dikonsumsi, buah merupakan pemanis buat kita,” ungkap Parker.

Sumber : Kompas

Category: Edukasi

Leave a Reply

%d bloggers like this: