Edukasi – Madu membuat cerdas

| July 17, 2012 | 0 Comments

MADU MEMBUAT CERDAS

Ternyata madu juga bermanfaat untuk meningkatkan kecerdasan, lo. Aneka zat yang terdapat dalam madu berkhasiat bagi perkembangan otak anak, terutama zat gulanya yang sangat dibutuhkan otak untuk melaksanakan fungsinya secara optimal. Itu sebab, sejak anak masih dikandungan pun, madu sangat baik diberikan, tentu melalui sang ibu. Manfaat madu : melancarkan pencernaan, mengatasi kebiasaan mengompol, tidur tak nyenyak, batuk, gangguan pernapasan, sembelit, sakit perut, selesma, sakit kepala, memperlancar buang air kecil, menyuburkan rambut, dan lain-lain.

Salah satu zat paling bagus yang dikandung madu ialah fluktosa atau gula buah, yang mudah diserap tubuh. Madu juga mengandung mineral-mineral dan protein yang terdapat dalam susu. Selain itu, aromanya pun enak hingga mengundang selera belum lagi kandungan vitamin C-nya yang tingggi, membuat madu memiliki daya antiseptik dan efek laksatif atau pencahar ringan.

Namun, jangan berikan madu yang asli, yaitu yang diperas dari sarang tawon, karena ditakutkan banyak mikrobiologinya, yaitu spora dari clostridium botulinum. Hal ini amat membahayakan anak, bisa menyebabkan kematian. Gejalanya : Anak mengalami panas, kembung dan kejang.

Itulah mengapa madu dibolehkan untuk balita hanya yang refined dan purified with no additive (sudah dibersikan dan dimurnikan). Di Amerika dan Eropa biasanya disebut honey jam, dalam bentuk selai. Ada juga merek tertentu yang di kenal di Indonesia bisa ditemui di Outletatau supermarket khusus tempat orang berbelanja orang asing. Untuk madu-madu lokal juga sudah ada yang dimurnikan dan dijual diapotek-apotek.

Aturan minum madu :

  • Normalnya, pemberian madu sebagai food suplement untuk anak, sehari 3 x 1 sdt tiap pagi, siang dan sore. Jadi, sama halnya dengan minum obat.
  • Namun bisa juga sehari 2 x pagi dan siang antara 1 – 2 sdt.
  • Madu bisa diberikan langsung atau bisa ditambahkan air putih sebagai pemanis minuman supaya rasanya gurih, dan diberikan sebelum makan.
  • Bisa juga dicampur dengan obat puyer agar terasa seperti sirup obat.
  • Selain itu bisa juga dicampurkan dengan makanan.

Jangan sekali-kali memberikan madu dicampur dengan telur mentah pada balita. Dikhawatirkan ada kuman salmonela yang masuk lewat pori-pori telur. Kuman ini bisa menyebabkan penyakit tifus atau para tifus. Balita paling rentan untuk terkena penyakit ini.

Sumber : Tabloit nakita

Category: Edukasi

Leave a Reply

%d bloggers like this: