Edukasi – Radang tenggorokan pada anak

| January 5, 2011 | 0 Comments

RADANG TENGGOROKKAN PADA ANAK

Hati-hati anak bisa dehidrasi. Pasalnya, anak tak mau makan lantaran merasa sakit saat menelan. Peradangan atau infeksi pada tenggorokkan, paling sering disebabkan virus. Gejalanya panas tapi tak terlalu tinggi, berdahak, kadang disertai linu-linu pada otot, pusing, dan keluar air mata. Mata tak berwarna merah, tapi jika terkena cahaya akan berasa silau.

Jika anak sering mengalami radang tenggorokan (faringitis), biasanya disebabkan alergi. Faktor alergi yang paling sering adalah rhinitis alergi atau faringitis alergika, yakni semacam peradangan disaluran hidung yang diakibatkan alergi. Ini terjadi karena faktor perubahan cuaca dari panas kedingin atau dari dingin kepanas dan kelembaban tertentu ataupun faktor makanan.

Umumnya, anak akan malas makan karena sakit jika menelan. Padahal, jika anak tak makan, otomatis cadangan makanan dalam tubuhya akan dipakai untuk menetralisir dan mempertahankan keadaan gula darahnya agar normal. Jika cadangan tersebut terpakai sementara kondisinya sedang buruk, bisa terjadi dehidrasi. Akibatnya, timbul asam-asam laktat yang membuat anak jadi mudah lelah dan sesak napas.

Itulah mengapa, meski terkesan ringan, jangan pernah anggap remeh penyakit ini. Apalagi, radang tenggorokan juga penyebab atau tempat masuknya kuman-kuman yang bisa menyebabkan penyakit lain. Segera lakukan pengobatan, salah satunya dengan ramuan tradisional.****

Sumber : Tabloit nakita

Category: Edukasi

Leave a Reply

%d bloggers like this: