Edukasi – Sariawan pada anak

| July 19, 2012 | 1 Comment

SARIAWAN PADA ANAK

Ada anak yang dalam sebulan bisa 2 -3 kali mengalami sariawan. Biasanya, anak yang sering sariawan lebih banyak karena daya tahan tubuhnya rendah, juga karena kebersihan mulut dan gigi tak terjaga. Sariawan pada bayi dan balita lebih sering terjadi dibibir, lidah, pipi bagian dalam (mukosa), dan tenggorokan. Pada bayi, umumnya disebabkan jamur, sedangkan pada balita disebabkan trauma dan jamur. Disaat anak sedang sariawan memang menjadi susah dan ikut merasakan sakitnya sianak.

Ada tiga jenis sariawan yang kerap menyerang anak :

  1. Stomatitis apthosa yaitu : sariawan karena trauma, semisal tergigit atau terkena sikat gigi hingga luka atau lecet.
  2. Oral thrush/moniliasis : yang disebabkan jamur candinda albican, biasanya banyak dijumpai dilidah.
  3. Stomatitis herpetik : yang disebabkan virus herpes simplek dan berlokasi dibagian belakang tenggorokan.

Kecuali yang disebabkan jamur dan virus, sebetulnya sariawan bisa sembuh sendiri. Namun karena sariawan juga menyebabkan anak sulit makan, sebaiknya sariawan jangan dibiarkan. Apalagi proses penyembuhannya cukup lama, rata-rata 7 – 9 hari atau bisa sampai 2 minggu.

Sumber : Tabloit nakita

Category: Edukasi

Comments (1)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. iis says:

    klo sariawan yang terdapat diujung bibir(sudut bibir pecah)termasuk jenis apa? bgimn cara mengobatinya?

Leave a Reply

%d bloggers like this: