Kenali 7 Faktor penyebab BAB tidak lancar

| March 28, 2016 | 0 Comments

BAB tidak lancarBAB tidak lancar atau dalam dunia kesehatan disebut konstipasi sebenarnya bukanlah hal yang membahayakan. Namun bagi yang mengalami hal ini sangat membuat tidak nyaman di perut, perut akan terasa kembung dan sebah, dan ketika BAB biasanya jug aakan terasa sakit sehingga mengganggu ketika harus berjalan. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan seseorang mengalami BAB tidak lancar atau Konstipasi, beberap diantaranya seperti yang dijelaskan oleh Kompas.com berikut ini.

KOMPAS.com – Meski jarang membahayakan, namun konstipasi sangat menganggu kenyamanan. Perut kembung dan sebah, tak jarang berjalan pun harus menahan sakit. Konstipasi bisa disebabkan banyak hal, di antaranya:

1. Pola makan yang buruk

Rendah serat, gorengan, gula tinggi, makanan instan beku, susu berlebihan, dan lain sebagainya. Pola makan buruk adalah penyebab utama konstipasi.

2. Dehidrasi

Jika tidak ada cukup air untuk membuang kotoran di dalam usus, itu sama saja dengan mencoba mendorong bongkahan tanah atau semen ke luar dari pipa. Tentunya, ini sulit dilakukan. Air membantu proses BAB lebih lancar, karena kotoran manusia, 75 persennya terdiri dari air.

3. Kopi

White coffee dapat memicu gerak otot pencernaan, minum kopi terlalu banyak bisa membuat Anda dehidrasi, yang akhirnya berujung sembelit.

4. Obat-obatan tertentu

Selalu berkonsultasi dengan dokter Anda, jika Anda memiliki masalah dengan sembelit dan obat resep. Jika Anda ingin mengonsumsi obat atau suplemen yang dijual bebas, konsultasikan dengan dokter.

Opiat, narkotika, obat penghilang rasa sakit seperti aspirin dan ibuprofen, antidepresan, obat-obatan tekanan darah tinggi, diuretik, antasida dan suplemen zat besi dan kalsium, bisa menjadi penyebab sembelit.

5. Sering menunda BAB

Menunda fungsi alami tubuh dapat memperburuk dan melumpuhkan kemampuan sistem pencernaan. Jangan malu, untuk BAB di toilet umum jika terpaksa ketimbang harus menahannya. Semua orang pernah melakukannya.

6. Kurang aktivitas fisik/olahraga

Olahraga baik untuk otot, baik yang di luar maupun di dalam. Gerak fisik membantu menstimulasi kontraksi natural otot pencernaan yang bertugas mendorong kotoran ke luar dari tubuh.

7. Gejala penyakit tertentu

Hipotiroid, diabetes, depresi, radang usus, gangguan saraf degeneratif dan gangguan autoimun bisa didahului dengan gejala konstipasi.

Perbanyak konsumsi serat alami dari sayur dan buah, minum air putih yang cukup dan rutin berolahraga adalah cara paling ampuh mencegah dan mengatasi konstipasi.

Category: Edukasi

Leave a Reply

You might also likeclose
%d bloggers like this: