Kesalahan sat sarapan yang meningkatkan berat badan

| February 1, 2017 | 0 Comments

Sarapan adalah salah satu aktifitas harian yang sangat baik dan bermanfat bagi kesehatan tubuh. Jangan tinggalkan sarapan apabila mneginginkan tubuh yang sehat. Meskipun anda sedang dalam program diet sekalipun, sarapan menjadi hal yang wajib dilakukan, agar tubuh memiliki tenaga dan energi untuk melakukan aktifitas sehari-hari. Namun jangan sembarangan dalam sarapan, karena ada beberapa kesalahan dalam sarapan yang justru akan membuat anda semakin gemuk. Berikut kesalahan-kesalahan saat sarapan yang sebaiknya dihindari, agar berat badan tidak semakin berat dan besar.

KOMPAS.com – Sarapan berguna untuk menjaga agar metabolisme Anda tetap normal sepanjang hari. Karena sangat penting, sarapan harus dilakukan dengan benar dengan pilihan porsi yang benar dan jumlah yang benar.

Hindari kesalahan saat sarapan seperti di bawah ini, karena bisa mengacaukan metabolisme dan berisiko membuat berat badan bertambah naik.

1. Kesalahan: Melewati sarapan (tidak sarapan) nampaknya seperti jalan pintas untuk menurunkan berat badan. Faktanya, tidak sama sekali.

Peneliti di Imperial College London menemukan, orang yang melewatkan sarapan, di dalam otak mereka yang mengatur bagian reward menjadi aktif. Inilah yang menyebabkan otak jadi membayangkan makanan manis dan sarat karbohidrat.

Perbaiki: Usahakan untuk tidak melewatkan sarapan. Jika yang jadi masalah adalah waktu, cobalah untuk membekali diri dengan snack bar rendah gula dan kalori serta buah seperti pisang dan apel.

2. Kesalahan: Anda mengandalkan makanan berkarbohidrat tinggi untuk sumber energi.

Makan kue muffin bersama kopi sepertinya tidak ada yang salah. Tapi, kebanyakan kue seperti muffin dan bolu, mengandung kadar gula yang tinggi melebihi jumlah maksimal yang dibolehkan oleh ilmu kesehatan yakni 24 gram perhari atau setara dengan enam sendok teh.

Biasanya, muffin mengandung 44 gram gula tambahan.

Perbaiki: Anda tak harus benar-benar menghindari gula jika memang menginginkannya. Hanya saja, kurangi porsinya. Misalnya, tambahkan cokelat hitam ke dalam sereal sarapan Anda. Atau, buat smoothie dengan yoghurt atau oatmeal.

3. Kesalahan: Melupakan buah- buahan. Jarang Ada orang memilih buah dan sayur sebagai menu sarapan.

Produce for Better Health Foundation, merekomendasikan Anda untuk makan dua porsi buah dan tiga porsi setiap hari. Jumlah ini, sering dianggap terlalu banyak jika hanya dimakan pada saat makan siang dan malam. Karena itu, alangkah baiknya jika pada saat sarapan Anda juga mengonsumsi sayur dan buah.

Perbaiki: Konsumsi setidaknya satu porsi buah atau sayur saat sarapan. Tambahkan irisan wortel dan daun bawang lada omelette Anda atau santap buah potong sebagai sajian penutup sarapan.

4. Kesalahan: Jumlah sarapan Anda terlalu sedikit. Lagi-lagi waktu yang terlalu sering disalahkan sebagai penyebab seseorang hanya bisa sarapan ala kadarnya.

Nasehat yang mengatakan: Sarapan lah seperti raja, makan siang seperti pangeran dan makan malam seperti pengemis, menjadi terlupakan.

Penelitian di Israel menyebutkan, wanita obesitas yang mengasup lebih banyak kalori saat sarapan, makan lebih sedikit saat makan malam. Walhasil mereka bisa lebih cepat menurunkan berat badan daripada wanita yang sarapan sedikit tapi makan malam dalam jumlah yang banyak.

Perbaiki: Pilih sumber protein rendah atau tanpa lemal dan karbohidrat kompleks ketika makan pagi. Ini lebih sehat ketimbang Anda cuma sarapan yoghurt. Atau boleh juga konsumsi segenggam kacang-kacangan sebagai pendamping yoghurt.

Kacang-kacangan adalah sumber karbohidrat sehat yang juga sarat dengan protein sehat. Kacang-kacangan dapat membuat Anda kenyang lebih lama, sehingga jumlah makan siang dan makan malam Anda menjadi lebih sedikit.

Category: Edukasi

Leave a Reply

%d bloggers like this: