Makanan dengan probiotik terbaik selain yoghurt

| March 1, 2016 | 0 Comments

TempeProbiotik adalah istilah yang digunakan pada mikroorganisme hidup yang dapat memberikan efek baik atau kesehatan pada organisme lain/inangnya beberapa contoh pada makanan suplemen diet yang mengandung bakteri berguna dengan asam laktat bakteri (lactic acid bacteria – LAB) sebagai mikroba yang paling umum dipakai.

Probiotik biasanya sering dan banyak kita temui dalam makanan kesehatan seperti yoghurt. Dan sebenarnya ada bnyak makanan lain yang juga benyak mengandung probiotik selain yoghurt, berikut 5 diantaranya seperti yang tertera di laman kompas.com.

KOMPAS.com – Penelitian terbaru yang dipublikasikan oleh jurnal Hypertension menyebutkan, bahwa orang yang rajin mengonsumsi probiotik memiliki tekanan darah lebih rendah dari yang tidak.

Manfaat sehat probiotik didapat dari mikroorganisme hidup yang juga berguna untuk menjaga kesehatan pencernaan dan sistem imun.

Salah satu makanan yang kaya probiotik adalah yoghurt dan kefir. Tapi, tidak semua orang suka yoghurt dan kefir karena berbagai alasan. Jangan sampai ketidaksukaan itu menjauhkan Anda dari manfaat probiotik. Berikut lima pilihan makanan/minuman yang juga banyak mengandung probiotik.

1. Teh Kombucha

Ini adalah teh fermentasi yang sarat akan bakteri baik. Kombucha termasuk teh hitam yang diketahui dapat meningkatkan energi dan membantu melancarkan sistem pencernaan. Anda bisa menyajikannya panas maupun dingin.

2. Sayur fermentasi

Sauerkraut dan kimchi adalah dua contoh sayur fermentasi yang mengandung strain bakteri asam laktat. Keuntungan lain yang bisa Anda dapat dari sayur fermentasi adalah lebih tahan lama dibanding sayuran segar.

3. Miso

Ini adalah jenis makanan berbasis kedelai yang difermentasi, kaya akan probiotik karena terbuat dari “starter” asam laktat.

Sebagian bakteri asam laktat bermanfaat untuk meningkatkan nilai nutrisi makanan, mengontrol infeksi pada usus, meningkatkan kelancaran digesti (pencernaan) laktosa, mengendalikan beberapa tipe kanker, dan mengendalikan tingkat serum Kolesterol dalam darah.

4. Tempe

Sama seperti miso, tempe juga berbasis kedelai yang difermentasi. Tempe juga mengandung Rhizopus oligosporus atau sejenis antiotik alami yang dapat memerangi beberapa jenis bakteri, di antaranya adalah bakteri penyebab pneuminia dan sepsis, staphylococcus aureuswhich.

5. Keju fermentasi

Gouda, cheddar, dan keju Swiss, terbuat dari bakteri asam laktat sehingga baik untuk dikonsumsi sebagai campuran roti gandum atau taburan salad.

Category: Edukasi

Leave a Reply

You might also likeclose
%d bloggers like this: