NSC (NUTRITION CARE PROSESS / PROSES ASUHAN GIZI)

| December 9, 2011 | 0 Comments

NSC (NUTRITION CARE PROSESS / PROSES ASUHAN GIZI). Disini akan dijelaskan apa yang dimaksud terapi gizi bagaimana langkah kerja seorang ahli ( dietisien ) dalam membuat diet suatu penyakit.

Terapi gizi adalah suatu intervensi / perlakuan dalam bentuk pengaturan makanan pasien untuk membantu menyembuhkan pasien atau untuk memperbaiki status gizi pasien, yang melalui beberapa proses. Oleh seorang ahli gizi ( dietisien ), proses tersebut dinamakan NCP.

NCP merupakan suatu proses dalam upaya memecahkan masalah gizi dengan menggunakan pendekatan ilmiah, metode yang sistematis dalam Asuhan Gizi untuk pemecahan masalah Gizi. disamping itu juga membantu dietisien secara ilmiah dan holistic mengelola Asuhan Gizi, sehingga mencapai pasien untuk mencapai status kesehatan dan status gizi yang optimal, dan dapat menjamin pelayanan asuhan gizi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan secara keseluruhan. Dengan kata lain NCP adalah penuntun pokok seorang Dietinsien untuk memudahkan pencapaian hasil asuhan gizi yang diharapkan.

NCP terdiri atas 4 langkah yaitu  :

  • Langkah pertama Nutrition Assessment  :  Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh informasi yang cukup untuk identifikasi masalah gizi. informasi yang dibutuhkan diantaranya  :  Kecukupan gizi ( survai riwayat gizi / asupan zat gizi secara rinci dengan metode food recall selama 3 hari ), Status kesehatan  / gizi ( data antropometri, biokimia, fisik, klinis, fisiologis dan status penyakit ), sosial ekonomi, faktor psikologi dan emosional, kualitas kehidupan dan perubahan yang ada.
  • Langkah kedua Nutriton Diagnosis  :  Yang dimaksud diagnosis gizi adalah identifikasi dan penjelasan tentang apa yang terjadi, resiko atau potensi akan terjadi masalah gizi. Bentuk diagnosis gizi ini diformulasikan dalam pernyataan diagnosis gizi yang ditulis dalam format PES ( problem, etiology dan sign & symptom ). Perlu diketahui bahwa diagnosis gizi tidak akan mengacaukan atau berbeda dengan diagnosis medis / penyakit.
  • Langkah ketiga Nutrition Intervention  :  adalah serangkaian kegiatan spesifik dan berguna untuk mengatasi masalah. Tujuan intervensi gizi adalah merencanakan kegiatan untuk merubah perilaku. Pada tahap ini terdapat kegiatan yaitu : 1. pemilihan menu makanan yang tepat, 2. perencanaan, 3. implementasi yang tepat, untuk memenuhi kebutuhan pasien pada langkah ini dietisien akan bekerja sama dengan pasien atau keluarga, atau penjaga pasien untuk membuat rencana yang realistis dan propestif.
  • Langkah keempat Nutrition Monitoring and Evaluation  :  monitoring adalah reviu dan pengukuran status pasien yang telah dijadwalkan. Kegiatan monitoring dan evaluasi menggunakan indicator hasil yang telah dipilih dan yang relevan dengan kebutuhan pasien, diagnosis gizi, tujuan asuhan gizi dan kondisi penyakit.

Perlu diketahui bahwa penanganan pasien akan menjadi baik ketika terjalin kerja sama secara holistik ( menyeluruh ) diantara tim praktisi medis. Pemberian makanan atau diet khusus kepada seorang pasien bukanlah hal yang diremehkan karena hal itu sangat berpengaruh bagi kesembuhan pasien / status gizi pasien.

Sumber  :  Majalah ‘afiyah edisi 01 volume 1

Category: Edukasi

Leave a Reply

%d bloggers like this: