Proses Terjadinya DMG (Diabetes Gestasional)

| December 30, 2012 | 0 Comments

Proses terjadinya DMG

DMG serupa dengan DM tipe 2. DMG terjadi karena perubahan metabolisme glukosa/gula dan resistensi insulin (Suatu keadaan dimana salah satu akibatnya adalah hormon insulin tidak dapat memasukkan gula dari darah kedalam sel tubuh), akibat kehamilan pada masa kehamilan terjadi perubahan besar dalam keseimbangan bahan bakar untuk metabolisme dan hormon. Selama paruh kedua masa kehamilan, kadar gula darah akan meningkat, sebagian dikarenakan adanya hormon diabetogenik (Dapat menyebabkan diabetes) terutama hormon human placental lagtogen (hpl). Selain peningkatan gula darah, juga terjadi resistensi insulin disel hati dan otot. Maka terjadilah penumpukan gula didalam darah sehingga menyebabkan kadar gula didalam darah yang tinggi. Gula darah ini akan masuk dan digunakan dalam peredaran darah plasenta (ari-ari)-janin.

Diagnosis DMG

Pasien dengan faktor resiko DMG harus segera dilakukan pemeriksaan gula darah. Pada umumnya DMG tidak menunjukan gejala yang khas. Diagnosis pasti adalah dengan mengetahui kadar gula darah. JIka gula darah sewaktu > 200 mg/dl atau gula darah puasa >126 mg/dl, maka perlu dilakukan pemeriksaan pada waktu yang lain untuk konfirmasi. Pasien hamil dengan TGT dan GDPT dikelola sebagai DMG. Diagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan TTGO (Tes Toleransi Glukosa Oral) yang dilakukan dengan memberikan beban 75 gr glukosa setelah berpuasa 8-14 jam. DMG ditegakkan apabila :

  • Gula darah puasa > 95 mg/dl
  • Gula darah 1 jam setelah beban > 180 mg/dl
  • Gula darah 2 jam setelah beban > 155 mg/dl

Apabila hanya dapat dilakukan 1 x pemeriksaan gula darah, maka dilakukan pemeriksaan gula darah 2 jam setelah pembebanan.

Category: Edukasi

Leave a Reply

%d bloggers like this: