Zat kimia yang harus dihindari didalam produk perawatan bayi

| March 16, 2016 | 0 Comments

merawat bayiSetiap orang tua pasti ingin memberikan perawatan yang terbaik untuk sanga anak, terlebih ketika ia masih bayi karena ia belum bisa melakkan apa-apa dan emua perawatan dilakukan oleh orang tuanya. Sekairang ini telah banyak beredar produk-produk perawatan bayi di pasaran. Namun sebagai orang tua sebaiknya tetap berhati-hati dalam memilih produk perawtan untuk sang buah hati. Jangan sampai produk yang digunakanmengandung bahan kimia yang berbahaya bagi sang bayi.

Sebelum anda memilih produk sebainya lihat terlebih dahulu komposisi dan zat yang terkandung didalamnya, jangan asal pilih meskipun telah diberi label Natural atau Lembut. Karena bisa jadi didalamnya ada zat kimia toksik yang berbahaya. Nah berikut beberapa zat kimia yang harus dihindari di produk perawatan bayi, seperti yang dijelaskan oleh kompas.com berikut ini.

KOMPAS.com – Sabun bayi, shampo, dan juga losion, yang dipakai bayi Anda mungkin memiliki label “natural”, atau “lembut”, tetapi sebenarnya juga mengandung zat kimia toksik yang berbahaya.

Setiap hari anak-anak terpapar 27 zat kimia berbahaya setiap harinya hanya lewat produk perawatan tubuh saja. Demikian menurut survei yang dilakukan oleh Environmental Working Group.

Hampir kebanyakan zat kimia dalam produk perawatan bayi ternyata belum pernah diuji keamanannya, paling tidak di AS. Sayangnya, sebagai konsumen kita sering sulit mendapatkan produk alternatif yang lebih aman.

Berikut adalah 5 zat kimia yang sebaiknya dihindari dalam produk perawatan tubuh bayi.

1. Parfum

Anda mungkin sangat menyukai aroma wangi dari losion bayi, tetapi zat parfum bisa menyebabkan alergi, iritasi kulit, dan juga eksim pada bayi.

Parfum, pewangi, atau fragrance, juga sering ditulis untuk menyembunyikan berbagai zat kimia lainnya dalam produk tersebut.

2. Phthalate dan paraben

Phthalate dan paraben adalah kelompok zat kimia yang dipakai sebagai pengawet dalam produk perawatan tubuh seperti shampo bayi dan losion.

Phtahalet terkait dengan efek sampingnya yang bisa mengganggu hormonal sehingga menyebabkan gangguan reproduksi, termasuk menurunkan kemampuan gerak sperma dan konsentrasinya, memicu alergi, asma, dan juga kanker.

Penelitian menunjukkan, zat kimia paraben juga memiliki efek yang hampir sama, yakni menimbulkan gangguan reproduksi, gangguan perkembangan, memicu endometriosis, iritasi kulit, dan juga kanker.
Menurut Nancy Peplinsky, pendiri Holistic Moms Network, sebaiknya hindari produk bayi yang mengandung phthalte, DEP, DBP, DEHP, dan zat yang berakhiran dengan “-paraben.”

3. Formaldehyde dan pengawet yang melepaskan formaldehyde.

Formaldehyde adalah zat pengawet yang ditambahkan dalam produk berbasis air untuk mencegah pertumbuhan jamur. Zat ini bisa ditambahkan langsung ke dalam produk atau dilepaskan melalui zat pengawet lainnya.

Formaldehyde bersifat karsinogen bagi manusia dan terkait dengan reaksi mirip alergi seperti masalah pernapasan, sakit kepala, dan mual.

Hindari produk yang mengandung formaldehyde, quaternium-15, DMDM hydantoin, imidazolidinyl urea, diazolidinyl urea, polyoxymethylene urea, sodium hydroxymethylglycinate, 2-bromo-2-nitropropane-1,3-diol (bromopol) and glyoxal.

4. 1,4 -dioxane

Biasanya ditemukan di produk sabun mandi dan sabun cair. Zat kimia 1,4-dioxane adalah zat kimia sampingan, sehingga tidak akan kita temukan dalam label. Padahal, zat ini bersifat karsinogen dan berkaitan dengan toksisitas organ dan alergi kulit.

Untuk menghindarinya, jangan gunakan produk yang mengandung soium laureth sulfate, PEG, xynol, ceteareth, dan oleth.

5. Vitamin A dan oxybenzone

Pada dasarnya vitamin A aman, tapi saat digunakan dalam tabir surya dan kulit terpapar matahari, justru menimbulkan masalah.

Menurut penelitian, retinyl palmitate, jenis vitamin A, mempercepat perkembangan tumor kulit dan lesi. Saat membaca label, hindari produk yang mengandung vitamin A, retinyl palmitate, retinol, retinyl acetate, retinyl linoleate, dan retinoic acid.

Zat kimia lainnya yang juga berbahaya namun dipakai di produk tabir surya adalah oxybenzone. Efek dari zat itu juga mengganggu hormonal dan terkait dengan penyakit endometriosis (kelainan pada sistem reproduksi wanita).

Demikisn sekilas tentang zat kimia yang harus dihindari didalam produk perawatan bayi. Semoga sebagai orang tua, kita bisa bijak dan mampu memberikan perawatan terbaik untuk sang buah hati.

Category: Edukasi

Leave a Reply

You might also likeclose
%d bloggers like this: