4 cara mencegah penyakit stroke pada wanita

| January 30, 2017 | 1 Comment

Stroke adalah salah satu jenis penyakit yang berbahya dan mematikan. Pemahaman masyarakat yang kurang tentang penyakit ini menjadikan penanganan dini terhadap penderita stroke sangat kurang. Kebanyakan penderita stroke dibawa ke petugan kesehatan apabila penyakit ini telah parah. Terlebih pemahaman tentang stroke adalah penyakit orang tua adalah hal yang sangat keliru, karena akhir-akhir ini banyak juga kasus yang menimpa orangyang masih dibawah 55 tahun.

Stroke juga tidak mengenal jenis kelamin, siapa saja bisa menderita penyakit ini. Waita juga bisa menderita stroke, bahkan sangat banyak penderita strok di dunia yang seorang wanita. Mencegah dan mencoba mengetahui gejala awal dari stroke sangatlah penting, agar terhindar dan dapat melakukan penanganan yang lebih cepat dan tepat. Berikut adalah 4 hal yang bisa dilakukan untuk mencegah stroke pada wanita.

KOMPAS.com – Hampir 1 dari 5 wanita akan mengalami stroke dalam hidupnya. Bahkan, jumlah wanita yang meninggal akibat stroke lebih tinggi ketimbang pria.

Sekitar 75 wanita tidak mengenali gejala awal stroke. Sementara stroke dianggap sebagai penyakit orang tua, padahal dalam dua dekade terakhir stroke banyak terjadi pada orang dengan usia di bawah 55 tahun, kata Diana Greene-Chandos, M.D., direktur perawatan kritis ilmu saraf di Ohio State University Wexner Medical Center, Columbus, Ohio.

Berita baiknya, sebuah studi 10 tahun di Swedia yang diikuti lebih dari 30.000 wanita menemukan, mereka yang memertahankan diet yang sehat dan berolahraga secara teratur, memiliki risiko 54% lebih rendah terkena stroke ketimbang wanita yang tidak memenuhi salah sasaran tersebut. Berikut adalah empat cara untuk menurunkan risiko stroke dini:

  • Lakukan tes kesehatan lengkap saat memasuki usia 40 tahun

Jika Anda memiliki diabetes atau dokter memperingatkan adanya prediabetes, pastikan untuk mengontrol kadar gula darah.

“Termasuk tekanan darah ideal harus kurang dari 140/90 dan Kolesterol LDL di bawah 100,” kata Dr Greene-Chandos. Lakukan pula tes kesehatan lengkap sebagai upaya preventif dari berbagai penyakit berbahaya.

  • Makan lemak yang tepat

Sebuah studi jangka panjang oleh peneliti Spanyol menemukan bahwa diet Mediterania yang diperkaya dengan minyak zaitun extra virgin atau kacang panggang (walnut, hazelnut dan almond), mampu memotong risiko penyakit jantung dan stroke sebanyak 30% dibandingkan asupan rendah lemak.

  • Camilan jeruk dan cokelat hitam

Asupan tinggi dari flavonoid (ditemukan dalam buah jeruk dan cokelat) dapat mengurangi risiko stroke iskemik hingga 19%, dan sangat mungkin menurunkan peradangan dan meningkatkan fungsi pembuluh darah.

Sementara itu, penelitian di Inggris yang melibatkan 21.000 orang menemukan bahwa mereka yang makan sampai 100 gram setiap jenis cokelat hitam setiap hari memiliki risiko hampir 25% lebih rendah dari penyakit kardiovaskular, termasuk stroke, dibandingkan mereka yang tidak makan cokelat hitam.

  • Carilah bantuan jika Anda mengalami depresi

Depresi jangka panjang telah ditemukan memicu risiko stroke ganda pada orang di atas 50 tahun, akibat perubahan perilaku kesehatan, peradangan, peningkatan tekanan darah atau perubahan biologis lainnya.

Sehingga, jika Anda menderita depresi, mintalah bantuan seorang psikiater yang dapat membantu Anda menemukan cara untuk mengelolanya, baik melalui obat-obatan, terapi, atau keduanya.

Category: Macam-Macam Penyakit dan Cara Pengobatannya

Comments (1)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. HERMAN SAHDI says:

    Terima kasih infonya, sangat bermanfaat..

Leave a Reply

%d bloggers like this: