Jenis-Jenis Penyakit dan Gangguan pada Sistem Pernafasan

| November 12, 2016 | 0 Comments

sistem-pernafasan-manusiaSistem pernapasan adalah salah satu sistem organ yang sangat penting bagi kita. Karena jika kita tidak bernapas selama beberapa menit, maka kita akan kekurangan oksigen dan bisa menyebabkan kematian. Sama seperti halnya sistem-sistem organ yang lain, sistem pernapasan kita juga bisa mengalami gangguan atau kelainan yang mempengaruhi sistem itu sendiri. Nah, apa sajakah gangguan atau penyakit yang menyerang sistem pernapasan pada manusia, berikut diantaranya.

Asma merupakan penyempitan saluran pernapasan utama pada paru-paru. Kelainan ini tidak menular dan bersifat genetis atau bawaan seseorang sejak lahir. Kelainan ini juga dapat kambuh jika suhu lingkungan cukup rendah atau keadaan dingin, udara kotor, alergi, dan stres (tekanan psikologis).  Global Initiative for Asthma, sebuah lembaga nirlaba internasional untuk penanggulangan asma, mendefinisikan asma sebagai gangguan pada selaput pipa udara yang menyalurkan udara ke dalam paru-paru. Pada penyakit asma, paru-paru tidak dapat menyerap oksigen secara optimal. Asma ditandai dengan kontraksi yang kaku dari bronkiolus yang menyebabkan kesukaran bernapas.

  • Penyakit Faringitis

Faringitis adalah radang pada faring karena infeksi sehingga timbul rasa  nyeri pada waktu menelan makanan ataupun kerongkongan terasa kering. Gangguan ini disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. Bakteri yang biasa menyerang penyakit ini adalah Streptococcus pharyngitis. Peradangan juga dapat terjadi karena terlalu banyak merokok, ditandai dengan rasa sakit saat menelan dan rasa kering di kerongkongan.

  • Penyakit influenza

Penyakit ini merupakan penyakit yang paling sering menyerang sistem pernapasan pada manusia di seluruh dunia. Flu diakibatkan oleh virus RNA dari keluarga Orthomyxoviridae. Gejala umum flu adalah badan menggigil, deman, mata berair, hidung tersumbat kepala berat, disertai batuk, dan nyeri di beberapa bagian tubuh. Influenza merupakan suatu penyakit infeksi akut saluran pernafasan terutama ditandai oleh demam, gigil, sakit otot, sakit kepala dan sering disertai pilek, sakit tenggorok dan batuk yang tidak berdahak.

  • Penyakit Emfisema

Penyakit Emfisema adalah penyakit pada paru-paru yang ditandai dengan pembengkakan pada paru-paru karena pembuluh darahnya kemasukan udara. Emfisema disebabkan hilangnya elastisitas alveolus. Emfisema membuat penderita sulit bernafas. Penderita mengalami batuk kronis dan sesak napas. Asap rokok dan kekurangan enzim alfa-1-antitripsin adalah penyebab kehilangan elastisitas pada paru-paru ini.

  • Penyakit Bronkitis

Penyakit Bronkitis berupa peradangan pada selaput lendir dari saluran bronkial. Sementara itu, pleuritis adalah peradangan pada pleura, lapisan pelindung yang membungkus paru-paru. Laringitis adalah pembengkakan di laring, sedangkan sinusitis adalah pembengkakan pada sinus atau rongga hidung. Peradangan-peradangan tersebut dapat terjadi karena berbagai hal, di antaranya karena infeksi oleh mikroorganisme. Peradangan juga dapat terjadi karena tubuh merespons terhadap zat atau benda asing yang masuk ke dalam tubuh sehingga terjadi reaksi alergik. Gejala-gejala peradangan tersebut secara umum adalah batuk-batuk, demam, sulit menelan, dan sakit di dada.

  • Penyakit Sinusitis

Penyakit Sinusitis merupakan penyakit peradangan pada bagian atas rongga hidung atau sinus paranasalis. Penyakit sinusitis disebabkan oleh infeksi bakteri, jamur, virus, menurunnya kekebalan tubuh, flu, stress, kecanduan rokok, dan infeksi pada gigi.

  • Penyakit Tuberculosis (TBC)

Penyakit TBC adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini dapat menyerang seluruh organ tubuh manusia, namun yang paling sering diserang adalah paru-paru (maka secara umum sering disebut sebagai penyakit paru-paru / TB Paru-paru). Bakteri ini menyerang paru-paru sehingga pada bagian dalam alveolus terdapat bintil-bintil. Penyakit ini menyebabkan proses difusi oksigen yang terganggu karena adanya bintik-bintik kecil pada dinding alveolus. Jika bagian paru-paru yang diserang meluas, sel-selnya mati dan paru-paru mengecil. Akibatnya napas penderita terengah-engah. Pada kasus yang lebih parang penyakit TBC dapat menyebabkan kematian.

  • Penyakit ISPA

Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) merupakan penyakit yang menyerang sistem pernapasan manusia bagian atas, yaitu hidung, laring (tekak), dan tenggorokan. Penyakit ini sering dijumpai pada masa peralihan cuaca. Penyebab munculnya ISPA hampir sama dengan influenza, yaitu karena kekebalan tubuh yang menurun, dan serangan bakteri dari jenis tafilokokus, Streptokokus, dan Pneumokokus.ISPA dibagi dalam tiga tingkat, yaitu ringan, sedang, dan berat. Gejala ISPA ringan berupa batuk, suara serak, hidung berlendir (mengeluarkan ingus), dan demam (atau suhu badan terasa meningkat tidak seperti biasanya).

  • Penyakit Kanker Paru-Paru

Penyakit ini merupakan salah satu yang paling berbahaya. Sel-sel kanker pada paru-paru terus tumbuh tidak terkendali. Penyakit ini lamakelamaan dapat menyerang seluruh tubuh. Salah satu pemicu kanker paru-paru adalah kebiasaan merokok. Merokok dapat memicu terjadinya kanker paru-paru dan kerusakan paru-paru.

  • Penyakit SARS

Penyakit SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) adalah sebuah penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus Coronavirus dari ordo Coronaviridae. Virus ini menginfeksi saluran pernapasan. Gejalanya berbedabeda pada tiap penderita, misalnya pusing, muntah-muntah, disertai panas tinggi dan batuk. Sementara itu, gangguan yang tidak disebabkan oleh infeksi antara lain rinitis, yaitu peradangan pada membran lendir (mukosa) rongga hidung. Banyaknya lendir yang disekresikan, mengakibatkan peradangan. Biasanya, terjadi karena alergi terhadap suatu benda, seperti debu atau bulu hewan.

  • Penyakit Hipoksia

Penyakit Hipoksia yaitu gangguan pernapasan dimana kondisi sindrom kekurangan oksigen pada jaringan tubuh yang terjadi akibat pengaruh perbedaan ketinggian.Pada kasus yang fatal dapat menyebabkan kematian pada sel-sel. Namun pada tingkat yang lebih ringan dapat menimbulkan penekanan aktivitas mental (kadang-kadang memuncak sampai koma), dan menurunkan kapasitas kerja otot.

Itu tadi beberapa jenis penyakit yang menyebabkan gangguan pada saluran pernafasan. Sebenarnya masih ada beberapa jenis lagi namun kami rasa daftar penyakit yang diatas adalah jenis penyakit saluran pernafasan yang lebih sering menyerang masyarakat. Semoga dapat memberikan tambahan pengetahuan dan wawasan bagi pembaca sekalian. Terima kasih, salam sehat selalu…..

Info DetailProduk : img_20160818_095641

Nama Produk : Nativa Gurah HIS

Produsen : Herbal Inti Sehat

Isi : 50 Kapsul

Sertifikat : POM TR 113327511

Dinkes IKOT 442/ 1594/ V.2

Harga : P.Jawa Rp 45.000,- L.Jawa Rp 50.000,-

Deskripsi :

Khasiat, membantu :

  • Meluruhkan dahak
  • Mencegah dan mengobati sinusitis
  • Mencegah dan mengobati bronkhitis
  • Membersihkan saluran, system dan organ pernafasan.
  • Mengeluarkan dahak dan kotoran di saluran pernafasan
  • Meredakan flu, batuk dan hidung tersumbat
  • Membantu terapi TBC, Asma, Bronchitis, Sinusitis dan ISPA
  • Melegakan tenggorokan dan nafas
  • Mencegah dan mengobati paru-paru
  • Mencegah dan mengobati TBC
  • Mencegah dan mengobati batuk dan pilek
  • Mencegah dan mengobati asthma
  • Membantu mengeluarkan racun bagi para perokok
  • Membersihkan saluran pernafasan dan rongga suara
  • Membantu mengeluarkan lendir berlebih bagi para konsumen gorengan

Komposisi :

  • Nigella sativa
  • Cymbopogon Citratus
  • Selaginella Doe Derleinii
  • Andrographis Paniculat
  • Clereodendron Serratum Spreng

Aturan konsumsi :

Pengobatan

  • Dewasa : 1-3 x 3 kapsul / hari
  • Anak-anak : 1-2 x 2 kapsul / hari

Pencegahan

  • Semua usia : 1-2 x 1 kapsul / hari

TIDAK DIANJURKAN UNTUK PEREMPUAN YANG SEDANG HAMIL

Cara Pemesanan :

Call / SMs / WA di HP : 085712295169 / PIN  BB : D2C4112C

Ketik : Pesan # Nativa Gurah HIS # Jumlah # Nama # Alamat Lengkap

Category: Macam-Macam Penyakit dan Cara Pengobatannya

Leave a Reply

You might also likeclose
%d bloggers like this: