Penyakit Flu Singapura, Gejala, dan Penyebabnya

| May 10, 2016 | 0 Comments

flu singapuraPenyakit Flu Singapura atau biasa dikenal juga dengan penyakit Kaki, Tangan, dan Mulut merupakan infeksi menular yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini biasanya menyerang anak kecil tapi bisa juga terjadi pada orang dewasa. Penderita flu Singapura biasanya mengalami bintil-bintil air dan luka-luka di sekitar atau di mulut, tangan dan kaki. Tapi, terkadang luka-luka tersebut juga muncul di siku tangan, bokong, lutut, dan lipat paha.

Gejala Flu Singapura

  • Demam tinggi.
  • Sakit tenggorokan.
  • Hilangnya nafsu makan.
  • Muncul luka seperti melepuh berwarna merah di lidah, gusi, dan bagian dalam pipi.
  • Ruam merah
  • Bayi dan balita akan rewel dan mudah marah.
  • Sakit perut.
  • Muntah.
  • Batuk.

Umumnya, penyakit flu Singapura diawali dengan munculnya demam. Setelah itu, sekitar satu atau dua hari, akan muncul tukak atau luka di sekitar gusi, lidah, dan pipi bagian dalam. Kondisi inilah yang bisa membuat Anda kesakitan saat minum, makan, atau menelan. Tidak lama setelahnya, ruam muncul di sekitar telapak tangan dan kaki, serta terkadang pada bokong dan selangkangan. Kebanyakan kasus flu Singapura, penderita tidak membutuhkan bantuan medis, karena gejala-gejala penyakit akan mereda dengan sendirinya dalam waktu tujuh hari tanpa penanganan apa pun.

Penyebab Flu Singapura

Kelompok virus bernama enterovirus A yang menjadi penyebab flu Singapura. Virus coxsackie A16, A6, A10, dan enterovirus 71 adalah jenis-jenis enterovirus A yang paling sering menyebabkan munculnya flu Singapura.

Cara penularan

Penyakit ini sangat menular dan sering terjadi dalam musim panas. KTM adalah penyakit umum yang menyerang anak-anak usia 2 minggu sampai 5 tahun (kadang sampai 10 tahun). Orang dewasa umumnya kebal terhadap enterovirus. Penularannya melalui kontak langsung dari orang ke orang yaitu melalui droplet, air liur, tinja, cairan dari vesikel atau ekskreta.

Penularan kontak tidak langsung melalui barang-barang yang terkontaminasi oleh sekresi itu. Tak ada vaktor tapi ada pembawa seperti lalat dan kecoa. Penyakit KTM ini mempunyai imunitas spesifik, namun anak dapat terkena KTM lagi oleh virus strain enterovirus lainnya. Masa inkubasinya sekitar 2-5 hari. Sementara untuk waktu terekspos sampai terkena penyakit 3-7 hari.

Penanganan penyakit Flu singapura

Dalam penanganan penyakit ini sebenarnya tidaklah sulit. Bahkan penderita akan sembuh dengan sendirinya tanpa bantuan medis dalam 3-7 hari, namun bila terjadi dehidrasi akan lebihbaik segera menghubungi dokter.

Demikian sedikit ulasanmengenai penyakit flu singapura, semoga dapat memberikan manfaat bagi kita sekalian.

Category: Macam-Macam Penyakit dan Cara Pengobatannya

Leave a Reply

You might also likeclose
%d bloggers like this: