Penyakit – Penyakit Pada Ibu Hamil

| January 3, 2014 | 0 Comments

ibu hamilWanita yang sedang hamil akan sangat rentan terhadap beberapa jenis penyakit. Penyakit yang lebih sering menyerang ibu yang sedang hamil adalah yang berkaitan dengan darah. Perubahan fisiologis yang terjadi pada kehamilan sering menyulitkan diagnosis dan penatalaksanaan penyakit-penyakit kelainan darah. Penurunan kadar Hb pada wanita sehat yang hamil disebabkan ekspansi volume plasma yang lebih besar daripada peningkatan volume sel darah merah dan hemoglobin. Hal ini terutama terjadi pada trimester kedua.

Penyakit-penyakit yang Sering Terjadi pada Ibu Hamil diantaranya adalah :

Anemia (Kurang Darah)

Pengaruh Anemia pada kehamilan antara lain adalah:

Menurunkan daya tahan ibu hamil, sehingga ibu hamil mudah sakit.
Menghambat pertumbuhan janin, sehingga bayi lahir dengan BBLR.
Persalinan prematur.
Bahaya yang terjadi pada kehamilan dengan anemia berat (HB kurang dari 6 gram persen) adalah kematian janin dalam kandungan, persalinan prematur pada kehamilan kurang dari 37 minggu, persalinan lama, dan terjadinya pendarahan pasca persalinan.

Malaria

Keluhan yang dirasakan ibu hamil: panas tinggi, menggigil dan keluar keringat, sakit kepala, dan muntah-muntah. Bahaya yang terjadi: keguguran, kematian janin dalam kandungan, dan persalinan prematur.

Tuberkulose Paru

Keluhan yang dirasakan ibu hamil: batuk lama tak sembuh-sembuh, nafsu makan berkurang, badan lemah dan semakin kurus, serta batuk darah. Bahaya yang dapat terjadi pada ibu hamil: keguguran, bayi lahir belum cukup bulan, dan janin mati dalam kandungan.

Payah Jantung

Keluhan yang dirasakan ibu hamil: sesak napas, jantung berdebar, dada terasa berat kadang-kadang nyeri, nadi cepat, dan kaki bengkak. Bahaya yang dapat terjadi: payah jantung bertambah berat, kelahiran prematur, dalam persalinan kemungkinan bayi tidak segera menangis atau bahkan bayi dapat lahir mati.

Kencing Manis

Dugaan kencing manis pada ibu hamil apabila:

Ibu pernah mengalami beberapa kali kelahiran bayi besar (berat > 4.000 gram).
Pernah mengalami kematian janin dalam minggu-minggu terakhir.
Ditemukan glukosa dalam air seni (hasil pemeriksaan lab).

Bahaya yang dapat terjadi antara lain:

Persalinan prematur.
Hydramnion.
Kelainan bawaan.
Kelahiran bayi dengan berat badan > 4.000 gram.
Kematian janin dalam kandungan dengan kehamilan minggu ke-36.
Kematian bayi perinatal.

HIV-AIDS

Pada HIV terjadi gangguan pada sistem kekebalan tubuh dan ibu hamil mudah terkena infeksi. Kehamilan akan memperburuk progresivitas infeksi HIV, sebaliknya efek HIV pada kehamilan adalah pertumbuhan intra uterin terhambat dan berat lahir rendah, serta peningkatan kelahiran prematur. Bayi juga dapat tertular dalam kandungan atau tertular melalui air susu ibu. Wanita hamil yang menderita HIV akan ditangani secara khusus di rumah sakit pusat rujukan.

Toksoplasmosis

Suatu penyakit yang disebabkan oleh toksoplasmosis gondi. Pada orang dewasa kadang-kadang tidak memberikan gejala klinik yang spesifik. Maka pada diagnosis pada umumnya didapat melalui uji serologik (darah) rutin pada kehamilan muda, eksplorasi penyebab abortus yang berulang kali dan kelainan kongenital/cacat bawaan. Penularan melalui makanan mentah atau kurang masak, yang tercemar ekskreta/kotoran kucing yang terinfeksi. Bahaya yang dapat terjadi: infeksi pada kehamilan muda dapat menyebabkan abortus sedangkan infeksi pada kehamilan lanjut dapat menyebabkan kelainan continental (hydrosefalus).

Preeklamsia

Preeklamsia adalah suatu kondisi dimana tekanan darah meningkat selama masa kehamilan.  Bila tekanan darah meningkat, tubuh Anda menahan air, dan protein bisa ditemukan dalam urin.  Hal seperti ini juga disebut sebagai toxemia atau pregnancy induced hypertension (PIH).  Penyebab pasti terjadinya kasus preeklamsia tidak diketahui.

Plasenta Previa

Plasenta letaknya rendah dan dapat berlanjut sampai di trisemester ketiga Solusi plasenta : Adalah terlepasnya sebagian plasenta sebelum bayi lahir, penyebabnya terutama bila pasien menderita hipertensi, preeklamsia, kekurangan asam folat atau terjadi trauma (benturan). Bila kasus perdarahan solusi plasenta bayi masih hidup, harus segera dilakukan operasi caesar. Tapi bila bayi telah meninggal maka akan dicoba lahir dengan persalinan normal dengan pengawasan medis yang ketat.

Demikian beberapa jenis penyakit yang sering menyerang ibu yang sedang hamil. Semoga dari yang sedikit diatas dapat memberikan pengetahuan dan bagi ibu yang sedang hamil semoga tidak mengalami dan menderia penyakit-penyakit diatas. Serta jaga selalu kesehatan anda dan keluarga, dan biasakan dengan pola hidup sehat agar tidak mudah terserang penyakit.

Tags:

Category: Macam-Macam Penyakit dan Cara Pengobatannya

Leave a Reply

%d bloggers like this: