Peyakit Alergi Susu Sapi Gejala dan Pencegahannya

| December 24, 2016 | 0 Comments

Penyakit Alergi Susu sapi

Penyakit Alergi susu adalah sebuah bentuk respons alami dari sistem kekebalan tubuh terhadap susu dan produk lain yang memiliki kandungan susu di dalamnya, terkhusus susu sapi. Reaksi tubuh yang tidak normal ini adalah salah satu jenis alergi makanan yang paling banyak dialami oleh anak-anak, khususnya ketika mereka mulai mengonsumsi susu sapi.

Alergi susu adalah sejenis alergi makanan yang disebabkan oleh adanya gangguan pada sistem kekebalan tubuh penderita yang menganggap suatu kandungan pada protein, dalam hal ini adalah susu, sebagai zat yang berbahaya. Peringatan ini kemudian memicu sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi antibodi immunoglobulin E untuk menetralkan alergen tersebut. Proses ini menghasilkan pelepasan histamin dan zat kimia lain di dalam tubuh yang kemudian menyebabkan munculnya gejala-gejala alergi susu tertentu.

Penyebab Alergi Susu Sapi

Dua kandungan utama pada protein susu yang menjadi penyebab alergi susu adalah kasein dan whey. Kasein ditemukan pada bagian susu yang padat, dikenal juga dengan nama dadih. Whey ditemukan pada bagian susu yang cair yang tetap ada meski ketika susu mengental.Dua protein ini mungkin sulit dihindari karena ditemukan juga pada makanan olahan susu lain. Penderita alergi susu juga cenderung memiliki alergi pada susu dari hewan menyusui lain, namun tidak selalu memiliki alergi pada susu kedelai (soybean).

Gejala Alergi Susu Sapi :

Reaksi alergi susu berbeda-beda bagi tiap orang, namun umumnya muncul satu jam setelah penderita minum susu. Berikut adalah gejala alergi susu lain yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dirasakan oleh penderitanya.

  • Kram perut
  • Hidung berair (ingusan)
  • Mata berair
  • Diare
  • Kotoran yang lebih cair (mencret) dan kemungkinan mengandung darah
  • Ruam gatal di sekitar mulut
  • Munculnya kolik pada bayi (yang biasanya ditandai dengan menangis tanpa henti)

Pengobatan Alergi Susu Sapi

Alergi susu umumnya menghilang seiring pertambahan usia anak, namun ada juga yang terus memiliki alergi hingga mereka dewasa. Menghindari alergen (sumber alergi) adalah tindakan pengobatan alergi yang terbaik, dalam hal ini adalah susu atau protein susu.

Mencegah alergi susu dilakukan dengan cara menghindari susu dan produk-produk yang mengandung susu maupun protein susu. Bacalah label produk dengan teliti sebelum membeli, mengonsumsi, atau menggunakannya, terutama ketika sedang makan di luar rumah.

Alternatif lainnya adalah menggunakan susu berbasis protein kedelai dan susu beras (rice milk), namun perlu diperhatikan juga mengenai penggunaannya karena sebagian anak yang memiliki alergi susu juga memiliki alergi kedelai.

Demikian sekilas tentang penyakit alergi susu sapi yang kami kutip dari Alodokter.com, semoga dapat menambah wawasan bagi pembaca sekalian.

Category: Macam-Macam Penyakit dan Cara Pengobatannya

Leave a Reply

%d bloggers like this: