WASPADAI AKIBAT KEPUTIHAN

| December 6, 2012 | 1 Comment

Waspadai akibat keputihan. Jika mendengar istilah “keputihan” maka hampir sebagian besar wanita pernah mengalaminya. Normal atau tidaklah keputihan yang kita alami? Mari kita telusuri penyebabnya.

BAGAIMANA TERJADINYA?

Adanya bakteri baik ” Doderlain” membuat lingkungan vagina bersifat asam sehingga daya proteksinya lebih kuat. Meningkatnya jumlah cairan yang dikeluarkan oleh vagina akan menimbulkan keluhan yang disebut ” Keputihan” .

KEPUTIHAN NORMAL

Keputihan dikatakan normal jika cairan yang dikeluarkan berwarna bening dan tidak berbau. Biasanya muncul beberapa saat sebelum dan sesudah menstruasi atau pada saat ovulasi (12-14 hari setelah menstruasi), keadaan birahi. Setres emosinal.

KEPUTIHAN TIDAK NORMAL

Keputihan abnormal secara garis besar dapat dibedakan menjadi 3 jenis yaitu :

  1. Keputihan yang disebabkan oleh infeksi jamur yaitu meningkatnya pertumbuhan jamur Candida/Mmonilia akibat perubahan hormon. Cairan akan berwarna putih, tidak berbau /sedikit dan terasa panas serta gatal pada vagina.
  2. Keputihan yang disebabkan infeksibakteri yaitu adanya bakteri jahat Hemofilus Vaginalis yang bisa ditularkan melalui hubungan intim. Gejala yang nampak adalah cairan jernih berwarna abu-abu atau kekuningan, berbau amis dan disertai nyeri pada saat kencing atau berhubungan intim.
  3. Keputihan yang disebabkan infeksi parasit yaitu adanya parasit. Trikomonas yang ditularkan melalui hubungan intim. Ditandai dengan cairan berbusa, encer atau kental, berwarna kekuningan disertai rasa gatal dan panas pada vagina.

Keputihan abnormal dapat pula disebabkan oleh luka hubungan intim, penyakit ganas seperti tumor atau kanker, pemakaian benda asing seperti alat-alat kontrasepsi dan adanya penyakit hubungan seksual.

BAGAIMANA MENGOBATINYA

Pengobatan keputihan dapat berupa meminum obat herbal secara langsung seperti HERBANISA atau JOS V.

5 TIPS UNTUK MENCEGAH KEPUTIHAN

  1. Membilas vagina dengan cairan anti septic
  2. Menggunakan sabun yang bersifat ringan
  3. Membilas daerah vagina dengan air bersih dan mengeringkannya
  4. Sehabis buang air besar, biasakan membasuh dari arah depan kebelakang (Dari vagina keanus)
  5. Menjaga berat badan yang seimbang untuk menghindari terjadinya bagian-bagian tubuh yang lembab seperti pada pangkal paha

BAGAIMANA SELANJUTNYA?

Mulai saat ini, jangan anggap sepele keputihan yang mungkin Anda alami. Lakukan pencegahan agar terhindar dari keputihan dan berkunsultasilah dengan dokter agar pengobatan dan penanganan keputihan yang terjadi dapat dilakukan dengan tepat dan benar.

Sumber : Majalah Nirmala

Category: Macam-Macam Penyakit dan Cara Pengobatannya

Comments (1)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. cara-cara mencegah keputihan says:

    Aku mencintai blog Anda Really terima kasih! Akan membaca lebih lanjut ni …

Leave a Reply

%d bloggers like this: