728×90

Tanaman herbal Patikan kebo

| July 2, 2012 | 0 Comments

PATIKAN KEBO

Nama Latin : Euphorbia hirta L.

Nama Lokal : Patikan kebo.

Diskripsi : Zat alkoloid dlam patikan kebo ini bersifat sebagai antihistaminika yang menghilangkan kerentanan tubuh, sehingga akan mengurangi atau menghilangkan penderitaan asma. Tingkat penggunaan obat alami memang belum terukur. Yang pasti tanaman patikan kebo bisa membantu mengatasi derita akibat asma, atau setidaknya menguranginya dengan cara mudah dan biaya murah.

Adapun ciri -ciri tanaman herbal patikan kebo ini adalah :

  • Pohon : Tumbuhan ini merupakan terna tegak atau memanjat. Tingginya 6 -60 cm.
  • Batang : Berwarna merah atau keungguan dan berambut. Tumbuhnya jarang diatas permukaan tanah.
  • Daun : Daun berhadapan berbentuk jorong meruncing sampai tumpul dengan tepi bergerigi. Panjang daun 5 -50 mm dan lebar 2 -25 mm.
  • Bunga : Berwarna merah pucat atau merah kecokelatan, berbentuk bola dengan dia meter kurang lebih 1 cm.

 

Zat yang terkandung dalam herbal ini adalah : Alkoloid (0, 1%), damar, glikosida, zat penyamak, dan gom.

Berikut resep yang menggunakan patikan kebo sebagai obat herbal adalah sbb :

  1. Asma : Patikan kebo yang belum berbunga, dikeringkan dulu, setelah kering ditumbuk menjadi serbuk. Dalam pembuatan, diperlukan herbal serbuk sebanyak 15 g dan 100 ml air. Rebuslah sebuk dengan air selama 15 menit sejak mengeluarkan uap. dalam keadaan panas air rebusan itu disaring hingga diperoleh airnya saja sekitar 75 ml. Minumlah 3x sehari, masing – masing 25 ml.
  2. Batuk : Ambilah patikan kebo 1,2 g, jahe 48 g, manis jangan 4,8 g, kapulogo 1,2 g, cengkeh  4,8 g, sirih 14,4 g saga 2,4 g, poko 1,3 g, gula 78 g, air 120 ml. Patikan kebo, jahe, sirih, saga dan poko dipotong – potong, lalu rebuslah sampai mendidih. Saring. Manis jangan dipotong – potong juga, kapulogo ditumbuk,  cengkeh, rebuslah ketiga bahan tersebut dengan  air saringan tadi hingga mendidih, terus saring dan gunakan air saringan tersebut untuk merebus gula hingga mendapat 120 ml sirup. Diminum untuk dewasa : 3x sehari 1- 2 sdm, untuk anak – anak : 3x sehari 1 -2 sdt.
  3. Bronkitis : Ambilah patikan kebo segar yang belum berbunga 10 g, air secukupnya, lalu dipipis. Minumlah 1x sehari 1/4 cangkir.
  4. Sakit tenggorokan : Ambilah patikan kebo 10 tanaman, air 110 ml. Rebus sampai mendidih, setelah dingin gunakan untuk berkumur 1x sehari 100 ml, bila perlu dapat diencerkan dengan air hangat sebagian dapat ditelan.

Category: Tanaman Herbal

Leave a Reply

%d bloggers like this: