Tanaman Herbal “Temu Kunci”

| November 7, 2012 | 0 Comments

Temu kunci (Gastrochilus panduratum) atau biasa disebut dengan temu konci, dumu kunci, kunci, temo kunce, tampute, tamu konci ini mempunyai kandungan kimia yaitu kimia sineol, kamfer, d – borneol, a- pinen sesquiterpen, zingiberon, kurkumin, tanin dan pati. Anggota famili Zingiberaceae ini bersifat harum. Khasiatnya sebagai pencahar, peluruh kencing, dan penghilang rasa sakit.

Cara budi daya tanaman ini dengan rimpang. Pemeliharaan tanaman ini relatif mudah, perlu cukup air dengan cara penyiraman teratur untuk menjaga kelembapan.

Bagian tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat adalah rimpang dan daun untuk mengatasi berbagai penyakit :

  1. Batuk kering dan sariawan, “Cucilah dengan bersih temu kunci dan pinang secukupnya yang telah di iris – iris. Kunyah kedua bahan tersebut, lalu airnya ditelan dan ampasnya dibuang.”
  2. Kembung dan susah kencing, “Cucilah dengan bersih rimpang dan daun temu kunci serta adas pulowaras. Giling semua bahan hingga halus. Tempelkan ramuan pada perut. “
  3. Kembung dan sulit berurine, “Ambillah rimpang dan daun temu kunci serta adas pulowaras. Giling semua bahan hingga halus. Tempelkan ramuan pada perut. “
  4. Kurap, “Cucilah dengan bersih temu kunci secukupnya. Tambahkan belerang dan sedikit air kelapa muda ke dalam bahan. Giling semua bahan hingga menjadi seperti air kelapa muda ke dalam bahan. Giling semua bahan hingga menjadi seperti adonan. Balurkan ramuan pada bagian tubuh yang sedikit. “
  5. Sari Rapet (mengecilkan vagina), “Cucilah dengan bersih 25 gram temu kunci, 25 gram kencur, 10 lembar daun sirih, 1 buah pinang, 5 gram lempuyang wangi. Tumbuk semua bahan, lalu tambahkan adas pulowaras dan giling kembali hingga halus. Balurkan ramuan pada perut.”

Sumber : Penebar Swadaya

Category: Tanaman Herbal

Leave a Reply

%d bloggers like this: