Tanaman Obat Herbal – ADEM ATI

| January 9, 2013 | 0 Comments

Adem Ati

Nama Latin : Litsea glutinosa (Lour.) C.D. Robins.)

Sinonim :
Litsea chinensis Lamk. Litsea littoralis (L.) Vill.

Familia :
Lauraceae.

  1.  Deskripsi Tanaman

Berupa pohon, tinggi dapat mencapai 10 meter. Batang berkayu dan bercabang-cabang. Daun tunggal, bentuk elips, warna hijau, dan berbulu halus. Perbungaan bentuk malai, mahkota bunga berwarna putih kekuningan. Buah bulat, buah muda berwarna hijau, setelah tua berwarna hitam. Akar tunggang warna cokelat muda. Bagian yang digunakan Akar, kulit kayu, dan daun.gambar-adem-ati

2.   Nama Lokal

Tanaman adem ati ini mempunyai nama daerah antara lain :Nama Daerah : Huru batu, Huru beusai, Huru tangkalak, Madang kapas (Sd); Adem ati, Kapu ketek, Nyampu wingka, Wuru beling (Jw). NAMA ASING: NAMA SIMPLISIA Litseae glutinosae Radix; Akar Adem Ati. Litseae glutinosae Cortex; Kulit kayu Adem Ati. Litseae glictinosae Folium; Daun Adem Ati.

   3.  Penyakit Yang Dapat Disembuhkan

Sifat Khas Manis, pahit, dan mendinginkan. KHASIAT Anti inflamasi, analgesik, dan hemostatik.

  4.  Khasiat

Adem ati berkhasiat di Masyarakat Akar: 1. Mencret. 2. Kencing manis. 3. Radang usus. 4. Radang kulit bernanah (obat luar). Kulit kayu dan Daun (obat luar): 1. Bisul; 2. Luka berdarah; 3. Obat penenang; 4. Radang kulit bernanah; 5. Radang payudara; RAMUAN DAN TAKARAN Kencing Manis Ramuan: Akar Adem Ati 5 gram Daun Salam segar 4 lembar Air 140 ml Cara pembuatan: Dibuat infus. Cara pemakaian: Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, setiap minum 100 ml. Mencret, Radang Usus Ramuan: Akar Adem Ati 6 gram Rimpang Kunyit segar 6 gram Ai 110 ml Cara pembuatan: Dibuat infus atau diseduh. Cara pemakaian: Diminum 1 kali sehari 100 ml. Lama pengobatan: Diulang selama 3 hari (Mencret), 14 hari (Radang usus). Bila tidak menunjukkan gejala penyembuhan dianjurkan untuk ke dokter. Radang Kulit Bernanah, Radang Payudara, Luka, dan Bisul Ramuan: Kulit kayu/Daun segar Adem Ati secukupnya Daun Sambilata secukupnya Air secukupnya Cara pembuatan: Dipipis hingga berbentuk pasta. Cara pemakaian: Ratakan pasta pada bagian kulit yang sakit. Sebelum dibaluri dengan pasta tersebut, sebaiknya dibersihkan dengan air hangat dahulu. Lama pengobatan: Diperbaharui setiap 3 jam.

    5.  Kandungan

Alkaloid (golongan fenantrena dan aporfina), flavonoida, tanin, polifenol, dan minyak atsiri.

Category: Tanaman Herbal

Leave a Reply

%d bloggers like this: