Tanaman obat herbal Teh

| November 3, 2012 | 0 Comments

Nama Latin :   Camelia sinensis

Nama Lokal :  Teh

Diskripsi :   Tanaman teh adalah tanaman yang tumbuh didaerah tropis dengan ketinggian  sekitar 200  –  2000 m diatas permukaan laut. Hingga saat ini ada 1500 jenis teh yang terdiri dari 25 negara. Pohon teh harus rajin dipangkas jangan sampai ketinggian pohon lebih dari 1 m, dipangkas kurang lebih setiap 4 – 5 bulan sekali dengan tujuan untuk memudakan kembali daunnya dan untuk mempermudahkan para pemetiknya. Ketinggian pohon teh mencapai 9 m untuk teh cina dan teh jawa. Sedangkan jenis teh asamica mencapai 12  –  20 m. Teh selain sebagai minuman yang diseduh teh juga mempunyai banyak khasiat sebagai obat herbal. Jenis teh : teh hijau, teh merah, teh hitam, teh melati, dan oolong.

Ciri-ciri tanaman obat herbal teh  :

ini merupakan gambar tanaman teh

Tanaman Teh

  1. Pohon  :  Dengan ketinggian kurang lebih 9 m dan 12 – 20 m.
  2. Daun   :  Berwarna hijau.
  3. Daerah   :   Banyak tumbuh didaerah tropis.

Zat yang terkandung didalam tanaman obat herbal teh  :  Senyawa polifenol, asam amino, kafein maupun mineral.

Awas! Wanita hamil dan menyusui lebih baik tidak minum teh.

Efek untuk ibu hamil :   Karena teh mengandung zat tanin yang bersenyawa dengan zat besi dalam makanan yang dikonsumsinya menjadi semacam komponen yang diserap oleh tubuh, yang menyebabkan anemia dan kekurangan zat besi pada wanita hamil dan bisa juga menyebabkan janin menderita kekurangan zat besi bawaan.

Efek untuk ibu memnyusui :   Teh bisa mempengaruhi kelancaran ASI. Karena teh mengandung kafein, sehingga kafein bisa masuk dalam tubuh bayi yang mengakibatkan usus kejang dan bayi akan menangis tiada henti.

Berikut adalah beberapa khasiat obat herbal teh :

  1. Teh bisa menurunkan Risiko Penyumbatan Pembuluh Darah Jantung (Aterosklerosis)     :   Secara umum jika dibandingkan kandungan polifenol antara coklat, anggur merah dan teh maka kandungan polifenol teh menempati urutan kedua setelah coklat. Polifenol teh hitam antara lain theaflavin dan thearubigin yang terdapat dalam seduhan daun teh dapat mencegah oksidasi Low Density Lippoprotein (LDL) atau biasa dikenal sebagai lemak jahat. LDL teroksidasi ini mudah menempel pada dinding pembuluh darah sehingga menyebabkan terjadinya penyempitan. Jika kondisi ini berlanjut, maka dapat terjadi serangan jantung. Sedangkan senyawa sejenis yang terdapat dalam teh hijau adalah Epi-Gallocatechin Gallate.
  2. Sebagai obat herbal pencegah Kanker   :   Berdasarkan studi epidemiologi, konsumsi teh ternyata bermanfaat untuk mencegah kanker, antara lain kanker kulit, paru-paru, usus besar dan payudara. Penelitian Feng et al.(2002) menyatakan bahwa kasiat teh itu mungkin disebabkan oleh kandungan theafl avin yang dapat mencegah stres oksidatif dalam sel.
  3. Teh mempunyai Efek sebagai penyegar  tubuh    :   Umum diketahui bahwa kafein membuat kita segar/tidak mengantuk, meningkatkan konsentrasi dan mengurangi kelelahan. Berbeda dengan kopi yang mempunyai kandungan kafein lebih tinggi, kandungan kafein teh sekitar sepertiga kandungan kafein di kopi, yaitu sekitar 25,5 mg hingga 34 mg per 170 ml. Kandungan kafein yang moderat ini menyebabkan teh bisa dikonsumsi lebih banyak tanpa takut akan mengalami kesulitan tidur atau gejala jantung berdebar. Kandungan lain yang terdapat dalam teh adalah asam amino theanin. Theanin mempunyai efek relaksasi dan mampu mengurangi stres.
  4. Kandungan Mineral Fluoride pada teh bisa membantu mencegah Gigi Berlubang   :    Konsumsi teh membantu mencegah pertumbuhan bakteri dan pembentukan asam yang menyebabkan kerusakan gigi. Mekanisme fluoride dalam mencegah gigi berlubang adalah melalui kemampuannya bereaksi dengan hidroksiapatit (suatu elemen mineral yang banyak terdapat di tulang/gigi) atau mengisi ruang-ruang di antara mineral tersebut. Reaksi fluoride dengan hidroksiapatit menghasilkan fluoroapatit yang mampu memperkuat enamel gigi.

Sumber   :   Disari dari berbagai artikel yang memuat tentang teh

 

Category: Tanaman Herbal

Leave a Reply

%d bloggers like this: