Tanaman Obat “Widuri Obat Kulit”

| October 23, 2012 | 0 Comments

Tanaman obat widuri tentu pernah mendengarnya dan melihatnya. nah widuri (Calotropis gigantea) atau biasa disebut dengan saduri, widuri, biduri, lembega, rembega, remingu, bakoan, badori ini mempunyai kandungan kimia antara lain daunnya mengandung saponin, flavonoid, polifenol, glukosida kalotropin, sedikit damar, alban, dan vluavil. Anggota famili Aselepiadaceae ini bersifat bau lemah, rasa pahit, dan anticendawan (daun). Nah, kulit akarnya bersifat bau lemah, pahit, astringen, dan ekspektoran. Khasiatnya untuk mengatasi gigi rusak, radang anak telinga (otis), radang lambung (gastritis), kejang jantung (angina pectoris), kudis (scabies), campak/ gabag (morbili), kutil, bisul (furunculus), dan eksim.

Cara budi daya tanaman ini dengan setek dan biji. Pemeliharaan tanaman relatif mudah, perlu cukup air dengan cara penyiraman teratur untuk menjaga kelembapan. tanaman tersebut diberikan pupuk secara berkala. Widuri menhendaki tempat yang cukup sinar matahari.

Bagian tanaman yang digunakan dan pemanfaatannya antara lain kulit pohon, akar, daun, bunga dan getah bermanfaat senagai obat untuk mengatasi berbagai penyakit :

  1. Kudis, “5 gram daun segar dicuci bersih, lalu ditambahkan 1/4 sendok teh kapur. Tumbuk bahan sampai lumat. Oleskan ramuan pada kudis. “
  2. Batuk, “Ambil 200 – 600 mg serbuk akar kering, lalu cuci bersih. Seduh bahan dengan air panas. Minum air seduhan tersebut. “
  3. Morbili (Campak/ gabag), “Cucilah dengan bersih 15 gram daun widuri segar, 10 gram kunyit, 15 gram pegagan. Rebus bahan 3 gelas air hingga airnya tersisa 1 1/2 gelas. Setelah dingin, saring air rebusan. Minum ramuan 2 kali sehari, masing – masing 3/4 gelas, bersama 1 sendok makan madu. “
  4. Sakit gigi, “Gunakan sekitar 3 – 4 tetes getah widuri untuk melepas gigi atau geraham yang busuk. Hati – hati jangan samapi kena gigi yang sehat. “
  5. Kutil, “Getah widuri secukupnya ditambah sedikit kapur sirih dioleskan pada kutil. Lakukan pengobatan secara rutin sampai kutil hilang. “

Nb :

  • Seluruh tanaman ini bersifat racun sehingga pemakaiannya dilakukan lebih bijaksana.
  • Wanita hamil dianjurkan untuk tidak minum ramuan ini.

Sumber : Penebar Swadaya

Category: Tanaman Herbal

Leave a Reply

%d bloggers like this: