Cara Mengatasi Berbagai Penyakit Ringan dan Berat

| December 31, 2013 | 0 Comments

bekamAda Banyak cara untuk mengatasi penyakit yang ringan maupun berat. Ketika seseorang menderita penyakit ringan seperti masuk angin, flu, dll kebanyakan masyarakat telah terbiasa mengatasinya denagn meminum obat yang di jual di pasaran. sedang jika menderita penyakit berat mereka akan langsung membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dari dokter, dan jika diperlukan operasi merka pun juga melakukannya. Langkah-langkah diatas memang kini telah menjadi kebiasaan dimasyarakat  secara umum. Namun langkah penyembuhan penyakit diatas sangat beresiko dan akan menimbulkan efek samping yang justru lebih berat dari penyakit sebelumnya, selain itu juga membutuhkan biaya yang sangat mahal.

Sesungguhnya kita telah diberikan contoh oleh Rosululloh Muhammad Saw dalam upaya penyembuhan penyakit ringan maupun berat. Cara yang dicontohkan itu adalah dengan terapi Bekam. Dari Anas bin Malik, Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya cara pengobatan yang paling ideal/baik yang kalian pergunakan adalah bekam/hijamah.”

Manfaat Bekam untuk Mengatasi Penyakit Ringan Hingga Berat

Pengobatan bekam ini tidak sulit, asal tahu titik-titik letak penyakitnya insyaallah dapat melakukan terapi bekam. Menurut teori bekam, ada lebih dari 350 titik di tubuh manusia. Namun dalam praktik pengobatan hanya 12 titik utama yang sering menjadi obyek sentuhan pengobatan, yakni di daerah leher, kepala, pinggang, dada dan kaki. Pada kepala terdapat tiga titik utama yaitu satu titik ummu mughits dan dua titik qomahduah. Ummu mughits di atas kepala merupakan titik utama bekam, yang sekaligus merupakan pertemuan ratusan titik dari seluruh tubuh, seperti vertigo, polip, gangguan saraf telinga, penyakit kulit, depresi, sampai gangguan ilmu hitam atau sihir.

Sedangkan dileher bagian belakang, tepatnya antara rambut dan telinga, terdapat titik quamahduah. “Titik qomahduah dan ummu mughits merupakan titik yang selalu digarap dalam sebuah terapi. Sentuhan terhadap titik yang lain diperlukan sesuai keluhan pasien,” bekam bisa mengobati hampir semua penyakit. “Nabi Muhammad SAW mengisyaratkan bahwa bekam bisa mengobati 72 macam penyakit, dari yang berat seperti stroke, lever, ginjal, jantung, asma, darah tinggi, kolesterol, sampai yang ringan seperti masuk angin,”

Untuk penyakit berat, proses bekam tidak bisa di lakukan sekali, tetapi berkali-kali. Hal ini disebabkan proses penyembuhan terapi ini secara bertahap. Jadi tidak sekali terapi langsung sembuh. Tetapi pengobatan apapun harus bertahap, tidak sekali diobati langsung sembuh. Khusus pasien stroke, penderita langsung dibekam saat baru diserang stroke. Titik-titik yang dibekam juga tidak hanya di yang terletak di punggung, namun juga di kaki dan tangan. Bekam tidak hanya dilakukan jika sudah sakit. Orang yang sehat pun bisa di bekam, agar tubuhnya bisa tetap segar atau untuk menjaga stamina.

Gaya hidup masyarakat sekarang, yang kurang sehat sehingga stamina tubuh mudah menurun dan jatuh sakit. “makan makanan yang mengandung pengawet, zat pewarna, atau fast food, polusi, tanpa disadari sudah membuat tubuh tidak sehat, dan mengakibatkan terjadinya penumpukan racun dalam tubuh. Racun-racun ini bisa dibuang melalui bekam”.  Banyak manfaat yang bisa didapat meskipun pasien tidak mengalami sakit tertentu yang memerlukan pengobatan.” Setelah bekam, sirkulasi darah jadi lancar dan imunitas tubuh jadi meningkat karena darah kotor telah dibuang.”

Meskipun begitu, bekam tidak boleh dilakukan dalam jangka waktu yang berdekatan. Paling cepat sebulan sekali.” Karena bekam ini menyedot stamina tubuh,” Itu pula sebabnya, tidak sembarang orang bisa melakukan terapi bekam. Anak-anak dibawah 3 tahun, lansia dan penderita darah rendah tidak dianjurkan karena mereka tidak memiliki stamina yang baik.”Itulah sebabnya, idealnya sebelum bekam, pasien harus memeriksa tensi darah dan tes gula darah terlebih dahulu. kalau kadar gula darahnya di atas 500 sampai 700 maka hindarilah bekam basah”

Pengobatan alami seperti bekam, memang dipercaya tidak memiliki efek samping dibanding pengobatan dengan obat-obat kimia.Gejala yang timbul setelah bekam biasanya agak meriang. “Sebenarnya ini bukan efek samping, tapi lebih pada reaksi tubuh yang menjadi sedikit meriang atau sedikit mual. Itu dikarenakan tubuh beradaptasi kembali setelah pembebasan darah yang tadinya mampet. Dan karena menyedot stamina, setelah bekam dianjurkan untuk tidak melakukan senggama selama dua hari. Agar stamina cepat kembali, pasien disarankan untuk mengkonsumsi madu dan minum minuman manis”

Demikian sedikit penjelasan manfaat bekam untuk mengatasi penyakit ringan sampai berat. Semoga dari yang sedikit ini dapat memberikan manfaat dan inspirasi bagi pembaca semua untuk mengalihkan cara penyembuhan penyakit yang tidak aman dan beresiko ke cara penyembuhan penyakit yang aman dan tanpa efek samping yaitu berbekam seperti yang dicontohkan Rosululloh Muhammad Saw. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Tags:

Category: Tips kesehatan

Leave a Reply

%d bloggers like this: