DIET GOLONGAN DARAH

| December 31, 2012 | 0 Comments

Diet golongan darah

Jika seseorang dengan golongan darah tertentu mendapatkan transfusi darah dari golongan berbeda. Itu artinya maut!, yakni aglutinin akan mengunci darah asing tersebut. Seketika seluruh organ tubuh berhenti bekerja.

Dalam buku laris “Eat Right for Your Type” yang ditulisnya. Dr. peter J. D’Adamo mendasarkan logika teori dietnya berdasarkan pengetahuan tersebut. Menurut dia, setiap bahan mekanan mengandung zat penggumpalan serupa dengan yang terdapat dalam darah, namanya lektin. Menyantap makanan tidak sesuai dengan golongan darah dapat mengakibatkan penggumpalan darah dan mengandung beragam gangguan, dari penyakit jantung hingga kanker.

Secara garis besar, beginilah aturan makanannya :

  • Golongan darah O : Boleh makan daging, ayam, ikan, sayur-sayuran dan buah. Disarankan menghindari roti donat, mi, bakso dan segala makanan yang terbuat dari gandum atau tepung terigu, jagung, susu dan hasil olahannya (krim, yogurt), jeruk.
  • Golongan darah A : Dibolehkan makan sayuran, kedelai dan hasil olahannya (tempe tahu), lauk hasil laut, gandum dan hasil olahannya, kacang-kacangan, buah-buahan. Daging, ginjal, kacang merah, susu dan hasil olahannya tidak disarankan.
  • Golongan darah B : Boleh makan daging tapi bukan ayam, susu dan hasil olahannya, padi-padian (beras dan beras merah), kacang-kacangan (kacang merah, kacang hijau, kacang tolo), buah. Hindari jagung, lentil, kacang tanah, wijen, gandum dan hasil olahannya.
  • Golongan darah AB : Boleh makan ayam, lauk hasil laut, susu dan hasil olahanya, tahu, kacang-kacangan, padi-padian, buah segar, dan sayuran. Disarankan menghindari daging, ginjal, kacang merah, wijen, jagung.

Keunggulan :

  • Secara umum, metode ini membatasi konsumsi junk foot, seperti donat, permen, aneka keripik dan makanan gorengan, yang terbuat dari gula, tepung terigu, garam dan lemak hidrogenasi. Junk food mudah menyulut munculnya penyakit degeneratif. Seperti kencing manis, tekanan darah tinggi, stroke, penyakit jantung.
  • Selain membantu penurunan berat badan lebih efektif, pola makan ini dapat menurunkan risiko kanker, karena pelaku dengan golongan darah apapun ditegaskan agar mengkonsumsi lebih banyak sayuran dan buah segar.

Keterbatasan :

  • Tidak mudah mengingat kelompok makanan yang dibolehkan dan harus dihindari. Larangan yang berbeda-beda untuk setiap golongan darah memperumit pilihan makanan serta menyulitkan penyusunan menu dan memasak.
  • Setiap calon pelaku diet diwajibkan memeriksakan golongan darahnya. Kewajiban ini menjadi penghalang awal yang memberatkan penerapan diet. Selain merepotkan, tidak semua orang suka dirinya disiksa dengan coblosan jarumkan?

Saran :

Sebagian ahli berpendapat aktivitas penggumpalan lektin dalam makanan terhadap darah hanya terjadi diluar tubuh, tepatnya didalam tabung reaksi dilaboraturium. Ketika memasuki tubuh, sistem percernaan sudah akan menghancurkan lektin sebelum sempat menimbulkan gangguan pada kesehatan. Jadi, menurut para kritikus, landasan teoritis diet ini masih goyah. Nah, Kalau ternyata Anda sendiri pun masih ragu-ragu, tidak dilarang kok melirik anjuran diet yang lain. Silahkan.

Sumber : Majalah Nirmala

Category: Tips kesehatan

Leave a Reply

%d bloggers like this: