Waspadai 6 Kebiasaan yang Dapat Meningkatkan Resiko Diabetes Melitus

| November 5, 2018 | 0 Comments

6 kebiasaan yng dapat Meningkatkan Resiko Diabetes Melitus

Kita tahu bahwa Diabetes melitus adalah salah satu dari sekian banyak jenis penyakit yang menempati posisi teratas pembunuh manusia. Disamping karena faktor genetis / keturunan penyakit ini bisa timbul pada orang yang memiliki kebiasaan buruk. Beberapa faktor seperti obesitas, konsumsi Narkoba atau Miras,  Merokok sudak sering kita dengar sebagai pemicu Diabest Melitus.

Namun ternyata ada kebiasaan yang kadang tidak kita sadari dan sering kita lakukan dapat meningkatkan resiko menderita diabetes melitus. Apakah 6 kebiasaan itu, berikut uraian singkatnya :

Tidur larut malam

Tidur terlalu larut malam bisa jadi sudah menjadi kebiasaan kita. Tapi tahukan anda bahwa kebiasaan ini justru meningkatkan resiko diabetes melitus. ? Sebuah study di Korea Selatan yang dimuat dalam Men’s Health disampaikan Bahwa paparan Radiasi Cahaya dari Gadget dari Televisi dapat menekan sensitifitas dari Insulin dan Pengatur Kadar Gula darah. Disamping itu Tidur larut malam juga mengganggu metabolisme tubuh.

Memanaskan Makanan dalam Wadah Plastik

Sebuat riset dari NYU Langone Medical Center menyebutkan bahwa Kandungan bahan kimia pada wadah plastik yang terurai dalam pemanasan dapat  Meningkatkan Resiko diabetes pada anak dan remaja. Juga meningkatkan resistensi hormon insulin dan pengatur kadar gula darah.

Kekurangan Vitmain D

Vitamin D banyak terbentuk dari Bantuan Sinar Matahari. Siapa sangka ternyata kebiasaan kita berjemur di panas matahari pagi dapat menekan resiko diabetes melitus. ? Kebiasaan yang murah dan menyehatkan tentunya. Sinar Matahari akan membantu kerja pankreas sebagai organ yang mengatur kadar gula dalam darah. Disarankan bagi yang kurang terpapar sinar matahari dapat mengkonsumsi makan makanan sumber vit D seperti Ikan Salmon dan Vitamin D

Tidak sarapan Pagi

Sebuah anjuran dari Diabetes educator dari Cleveland Clinic Diabetes Center menyebutkan bahwa tidak sarapan pagi menyebabkan tubuh tidak dapat menyiapkan kebutuhan makanan berlebih disiang dan malam hari. Yang berakibat pada fluktuasi insulin dan kadar gula darah jadi kurang terkontrol. Sehingga dapat menningkatkan resiko diabetes melitus.

Memadukan Sayuran Penghasil Tepung dengan Makanan Pokok

Sebuah anjuran dari Celebrity nutritionist Lisa DeFazio menyampaikan bahwa kita harus cermat dalam memilih sayuran. Sayuran dengan kadar tepung yang tinggi sebaiknya tidak dipadukan dengan makanan mengandung kadar karbohidrat yang tinggi sehingga dapat mengurangi resiko diabetes melitus. Contoh sayuran tsb adalah jagung dan Kacang kacangan

Pola Makan Yang Sehat

Pola makan sehat sangat berperan untuk kesehatan kita. Kebiasaan ngemil di waktu yang tidak tepat misalkan pada malam hari adalah salah satu yang harus diperhatikan. Sebuah riset dari Riset dari Perelman School of Medicine di University of Pennsylvania menyampaikan bahwa kebiasaan ngemil dapat meningkatkan insulin dan kadar gula dalam darah. Sehingga dapat meningkatkan resiko diabetes melitus.

Cara Mengobati Diabetes Melitus dengan Herbal Diacare Hiu.

Diacare hiu ini diformula secara khusus untuk memgobati diabetes melitus. Dengan sistem kerjanya memperbaiki organ Pankreas yang mengalami gangguan. Sehingga dengan pankreas yang baik / sehat dapat mengontrol kadar gula dalam darah. Herbal Diacare hiu ini sangat aman dikonsumsi, telah terbukti secara lab dan empiris dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Herbal ini sudah terdaftar di Badan POM RI sehingga insya allah aman dikonsumsi dalam jangka panjang.

Untuk Pemesanan silakan

Call / SMS / WA di HP: 085712295169 / PIN BB : DB7F1138
Ketik : Pesan # Diacare Hiu # Jumlah # Nama # Alamat Lengkap

Tags:

Category: Tips kesehatan

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: